8 Tips Pengemasan Makanan yang Benar

0
67
pengemasan makanan

Bagi setiap pebisnis, tentu ingin tokonya memiliki nama besar yang terkenal di mana-mana. Apalagi bagi Sobat Shipper yang memiliki bisnis di bidang kuliner. Pasti bangga rasanya bila produk makanan kamu banyak dicari. Tak menutup kemungkinan kamu mulai menerima pesanan dari luar kota.

Namun, saat mengirim ke luar kota dibutuhkan waktu pengiriman lebih lama. Oleh karena itu, banyak hal yang harus kamu perhatikan agar makanan bisa sampai ke tempat tujuan tetap dalam keadaan fresh. Berikut ini cara pengemasan makanan yang benar sebelum dikirim ke luar kota.

1. Memahami Jenis Makanan yang Dikirim

Sebaiknya, kamu memasak makanan di hari yang sama dengan hari pengiriman. Ini untuk memaksimalkan daya tahan makanan selama di perjalanan. Makanan yang segar tidak akan cepat basi. Kamu sebaiknya menambahkan catatan tanggal pembuatan serta tanggal prakiraan kadaluwarsa agar penerima makanan merasa lebih aman saat mengonsumsinya.

2. Sterilkan Kemasan Makanan

Sebelum kamu memindahkan makanan ke wadah pengiriman, pastikan kemasan makanan betul-betul bersih. Kemasan makanan yang tidak bersih berpotensi memiliki kuman dan bakteri yang dapat mempercepat proses pembusukan makanan dan menimbulkan penyakit.

3. Hindari Ruang Kosong

Jangan biarkan ada ruang kosong pada kemasan. Lebih baik, Sobat Shipper memvakum kemasan makanan setelah makanan dimasukkan. Tujuan pengemasan makanan seperti ini untuk mengurangi risiko makanan terguncang dan rusak dalam proses pengiriman.

4. Beri Pendingin/Pelembab Tambahan

Penambahan ice gel sebagai pendingin atau silica gel sebagai pelembab bertujuan mencegah makanan mudah rusak, apek, atau berjamur. Sesuaikan dengan tipe makanan yang kamu kirim.

5. Buat Kemasan Berlapis

Lapisi dengan menggunakan 2 wadah untuk mengantisipasi kebocoran. Kamu bisa menambahkan bubble wrap juga untuk mencegah makanan rusak akibat terbentur atau tertindih barang lain. Pastikan semua celah pada kemasan sudah tertutup rapat.

6. Gunakan Kemasan Tebal

Sobat Shipper bisa menggunakan stoples, styrofoam atau menambahkan packing kayu untuk menjaga tekstur makanan bila memang diperlukan.

7. Beri Label

Tidak hanya barang pecah belah yang harus diberi label. Makanan pun juga harus agar petugas bisa menanganinya dengan sesuai. Jangan sampai nanti produk makanan kamu benyek dan tidak lagi menggugah selera karena tertindih barang lain yang lebih berat.

8. Memilih Layanan Kilat

Setelah pengemasan makanan selesai dan siap dikirim, tiba waktunya memilih jasa ekspedisi dan jenis layanan pengiriman. Carilah jasa ekspedisi yang memiliki sistem pengiriman kilat, atau lebih baik lagi memiliki sistem same day delivery. Biasanya, penyelenggara ekspedisi menjamin paket yang dikirim menggunakan layanan same day delivery akan tiba dalam hitungan jam, dan maksimal dalam satu hari.

Kamu bisa mencari penyedia ekspedisi yang memiliki layanan same day delivery menggunakan Shipper! Kami bekerja sama dengan berbagai penyedia layanan ekspedisi dan kamu bebas memilih ingin menggunakan ekspedisi apa. Kamu bisa menyesuaikan dengan budget pengiriman kamu karena kamu bisa langsung cek ongkos kirim. Shipper juga menawarkan jasa penjemputan barang secara gratis tanpa minimum order, lho! Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa cek di www.shipper.id