5 Jenis Sistem Penyimpanan untuk Gudang agar Stokmu Aman

0
305

Begitu kamu sudah menemukan pilihan untuk sewa gudang terdekat, kamu perlu siapkan segala kebutuhan agar gudang tersebut nanti bisa segera kamu gunakan sesuai dengan rencana. Dan salah satu persiapan yang perlu kamu lakukan adalah menentukan serta memasang sistem penyimpanan (storage system) yang tepat.

Sementara itu, ada berbagai pilihan sistem penyimpanan gudang di pasaran. Karena itu, kamu perlu ketahui apa saja jenisnya agar kamu juga bisa mengenal kelebihan serta kekurangannya. Simak penjelasan berikut ini untuk 5 jenis sistem penyimpanan gudang paling umum, yuk. Selamat membaca! 

Rak Statis

Seperti yang ditunjukkan namanya, rak yang satu ini didesain untuk tidak dipindah-pindahkan (statis). Seringnya, rak statis digunakan untuk menyimpan barang yang cenderung ringan maupun persediaan yang harus terus-menerus di-restock. Di samping itu, rak statis tidak bisa digunakan dengan forklift, sehingga penggunaannya paling cocok untuk proses sediaan barang secara manual.

Rak Mobile

Serupa dengan rak statis, rak mobile adalah sistem penyimpanan dalam gudang yang paling cocok untuk proses sediaan secara manual. Hanya saja, bedanya adalah rak mobile didesain agar bisa menampung lebih banyak barang dengan ruang yang lebih sedikit.

Dengan rak mobile, rak atau lemari penyimpanan akan dipasang pada sistem angkut sehingga rak ini tidak selalu berada di tempat yang sama. Artinya, kamu bisa memindahkan rak mobile sesuai kebutuhan. Karena itu, rak mobile bisa jadi solusi kalau kamu memilih sewa gudang terdekat yang ukurannya cenderung kecil.

Rak Pallet

Sistem rak pallet paling ideal untuk gudang berukuran besar dan selalu sibuk setiap harinya. Soalnya, rak pallet biasanya diatur agar berada di tengah gudang sehingga mudah diakses maupun dipindahkan. Umumnya, rak ii terbuat dari kayu, plastik, atau logam dan berfungsi untuk menampung barang yang dikemas dalam kotak-kotak besar. Bergantung pada beratnya, kotak-kotak tersebut biasanya dipindahkan menggunakan mesin seperti forklift.

Rak Bertingkat (Multi Tier)

Kemudian ada rak bertingkat (multi tier), yang sangat pas kalau kamu punya stok dalam jumlah banyak, namun ukurannya kecil. Soalnya, jenis rak ini memang didesain untuk memanfaatkan ruang vertikal agar tidak memakan banyak tempat di lantai. Ditambah lagi, rak bertingkat biasanya sangat fleksibel dan kamu bisa menambah atau mengurangi tingkatnya berdasarkan kebutuhanmu. Hanya saja, rak bertingkat juga paling cocok digunakan untuk proses sediaan barang secara manual.

Rak Mezzanine

Kalau kamu punya budget ekstra dan kontrak sewa gudang terdekat yang kamu punya tidak melarangmu untuk memasang rak mezzanine, solusi ini bisa kamu pertimbangkan. Dengan rak mezzanine, kamu bisa menggunakan ruang vertikal di dalam gudang dengan lebih optimal, dan biasanya jadi alternatif kalau renovasi atau penambahan luas gudang tidak memungkinkan.

Biasanya, lantai mezzanine dipasang di atas area utama gudang dan bisa menjadi tambahan lantai kedua, ketiga, dan seterusnya di dalam gudang. Ditambah lagi, kamu juga bisa menambah fitur ekstra seperti sistem lift maupun conveyor.

Pada akhirnya, terlepas dari apakah kamu memutuskan untuk membeli gudang siap pakai, membangun gudang baru, atau sewa gudang terdekat, memilih sistem penyimpanan yang tepat adalah salah satu kunci untuk kelancaran operasional bisnismu. Meski begitu, sebenarnya kamu tetap bisa gunakan gudang secara optimal tanpa harus repot pilih rak sendiri, lho!


Soalnya, kamu bisa sewa gudang lewat jasa warehouse Shipper. Selain melayani persewaan gudang sesuai kebutuhan, kamu juga bisa percayakan semua aktivitas operasional kepada staf Shipper yang profesional dan andal. Soalnya, semua barangmu akan disimpan dengan sistem dan metode terbaik yang sudah terbukti. Dengan begitu, kamu tinggal fokus tingkatkan penjualan saja tanpa harus repot-repot memikirkan operasional sewa gudang per bulan. Yuk buat bisnismu jadi lebih mudah bersama Shipper! Klik https://shipper.id/warehouse untuk info lengkapnya!