Ketentuan Perusahaan Asing yang Mau Sewa Gudang di Indonesia, Cek Dulu, Yuk!

0
162

Meningkatnya kebutuhan akan sewa gudang berkat pertumbuhan aktivitas e-commerce di Indonesia diprediksi bakal terus menguat kala pandemi Covid-19 berakhir. Dengan catatan, Indonesia harus bisa mengembalikan laju pertumbuhan ekonomi seperti sebelum wabah tersebut menyerang.

Prediksi ini tak datang tanpa alasan, lho! Institusi konsultan global McKinsey menyebutkan dalam analisisnya bahwa Indonesia bakal salah satu negara termaju di dunia pada 2030 mendatang. Posisinya sendiri sudah naik beberapa peringkat pada  2019. Ditambah lagi dengan menggeliatnya transaksi online dan pertambahan sewa gudang di masa pandemi.

Kebutuhan sewa gudang untuk perusahaan asing

Menilai dari prediksi di atas, sewa gudang yang semakin dibutuhkan pelaku industri dan e-commerce berpotensi memperoleh klien baru dari perusahaan asing. Kalau kamu kebetulan bekerja dengan instansi asing, tak ada salahnya untuk mulai mencari gudang atau warehouse bagus buat menunjang usaha. 

Menemukan penyewaan gudang untuk perusahaan asing tentunya kamu sesuaikan dengan fungsinya. Sebut saja manufaktur, distribusi, penyimpanan, maupun pengiriman barang. Namun, lokasi sebaiknya jadi prioritasmu agar pihak perusahaan dapat memastikan target pasar dan peluang usaha mereka berkembang di Tanah Air.

Baca juga: Faktor yang Pengaruhi Kirim Paket Murah ke Luar Negeri

Dalam hal ini, Jakarta dapat menjadi salah satu lokasi yang bisa kamu pilih buat sewa gudang. Selain berfungsi sebagai pusat pemerintahan Indonesia, Jakarta dekat dengan kawasan-kawasan industri seperti Bekasi dan Karawang. Selain itu, posisinya yang berada di sekitar pelabuhan dan Laut Jawa membuat ibu kota Indonesia tersebut cocok buat usaha yang membutuhkan kontainer pengiriman.

Syarat penyimpanan dan aturan lain yang perlu disimak

Sudah menemukan layanan sewa gudang Jakarta yang bisa dipakai perusahaan asing? Kamu bisa lanjutkan dengan mempelajari syarat penyimpanan. Ada empat detail inventori yang wajib perusahaan penuhi untuk menjaga kelancaran operasional, antara lain volume per tahun, rincian barang yang disimpan di Indonesia, metode impor (udara atau laut), serta target pasar untuk distribusi.

Kemudian, kamu harus memastikan stok mati tak termasuk ke dalam inventaris untuk mengefektifkan manajemen gudang. Akan tetapi, kalau kamu belum lihai mengelola stok barang saat sewa gudang, ada baiknya untuk berkonsultasi dulu dengan perencana gudang profesional.

Selain syarat penyimpanan, kamu perlu memastikan proses penyimpanan sesuai hukum yang berlaku di Indonesia. Otoritas yang berwenang biasanya akan menjalankan inspeksi dan audit di gudang yang telah kamu sewa sebelum menerbitkan izin registrasi produk. 

Bagaimana biaya yang dikeluarkan? Beberapa pengeluaran yang sebaiknya kamu hitung dari awal mencakup tarif sewa gudang, upah tenaga kerja, pajak pertambahan nilai (PPN) 10%, listrik, internet dan telepon, pasokan penyimpanan, dan lain sebagainya sesuai perencanaanmu.

Tata cara registrasi gudang komersial di Indonesia

Perusahaan asing yang hendak sewa gudang wajib mendaftarkan gudang kepada pemerintah yang berwenang. Kamu bisa mengurusnya secara offline maupun online. Ketika sudah mengantongi Izin Usaha Industri (IUI), pelaku usaha diizinkan mengurus Tanda Daftar Gudang (TDG). Sementara kalau sampai registrasi gagal, ada sanksi administratif seperti penutupan usaha hingga denda.

Untungnya, kamu sekarang tak akan kesulitan menemukan penyedia warehouse atau gudang bagus. Ada Shipper yang siap membantu menyediakan tempat penyimpanan barang untuk perusahaan asing yang berminat mengelola usaha di Indonesia. Apalagi Shipper sudah berpengalaman mengirimkan barang sampai ke luar negeri.

Dengan tarif sewa bersahabat, kamu berkesempatan mendapatkan fasilitas dan layanan warehousing sesuai standar. Silakan akses https://shipper.id/warehouse buat buka informasi lengkapnya, ya!

Baca juga: Mengenal Prosedur Pengiriman Barang Dari dan Ke Luar Negeri !