Wajib Tahu, Ini Strategi Branding yang Bikin Bisnis Makin Sukses!

0
969

Daftar Isi:
1. Apa Itu Branding
2. Unsur-unsur Branding
2.1 Cara Membuat Logo 
2.2 Kesalahan dalam Membuat Logo
2.3 Aplikasi Pembuat Logo Gratis
2.4 Contoh-contoh Logo yang Baik
2.5 Cara Membuat Nama Brand
2.6 Cara Menentukan Warna Brand
2.7 Cara Agar Slogan Mudah Diingat
2.8 Tips Membuat Desain Kemasan Murah
2.9 Instagram Sebagai Media Branding Efektif
3. Strategi Branding
4. Kesalahan dalam Branding Produk

Sobat Shipper, berencana membangun bisnis baru atau ingin mengembangkan bisnis kamu? Pahami apa itu branding dan bagaimana strategi branding yang tepat supaya bisnis sukses. Membangun brand awareness sangat penting ketika memulai bisnis supaya bisnis berkembang dan sukses. Jika brand awareness kamu sudah baik, maka akan mudah menarik minat pelanggan. 

Bagi pengusaha pemula mungkin masih bingung apa yang harus dilakukan untuk membuat bisnis sukses. Sobat Shipper juga masih bingung harus memulai dari mana untuk melakukan strategi branding yang tepat? Untuk memulainya tentu harus paham dulu apa itu branding, apa saja jenis strategi branding dan bagaimana langkah-langkah menjalankannya. 

Branding adalah upaya yang dilakukan untuk membentuk, mengenalkan dan menguatkan image sebuah brand. Dalam proses ini ada unsur-unsur branding yang perlu diperhatikan. Unsur-unsur branding yang dimaksud di antaranya visi misi, nama merek, logo, tampilan visual, suara, juru bicara, tagline, aset tambahan berupa website dan media sosial.  

Sobat Shipper yang ingin bisnisnya makin sukses, yuk simak penjelasan seputar strategi branding berikut ini!

1. Membuat Identitas Brand yang Mudah Diingat 

Hal pertama yang perlu diperhatikan untuk memulai strategi branding adalah membuat identitas brand. Tanpa identitas brand proses branding dan promosi mustahil dijalankan. Jika Sobat Shipper sudah punya rencana untuk memulai suatu bisnis, maka pastikan bisnis tersebut sudah memiliki identitas yang khas. Identitas brand secara umum meliputi nama merek, logo, warna brand dan tagline

Selanjutnya, Sobat Shipper harus memastikan setiap identitas bisnis yang dibuat bisa mewakili image brand dengan baik. Identitas brand juga harus unik dan membawa ciri khas produk. Identitas brand yang unik akan menjadi pembeda dengan produk kompetitor. Memiliki ciri yang unik adalah modal utama untuk bersaing di pasar bisnis. 

Cara branding produk agar bisa bersaing di pasar yaitu dengan menampilkan keunggulan produk.  Pastikan produk kamu bisa memberikan solusi atau manfaat yang dibutuhkan oleh target pasar kamu. Untuk itu, Sobat Shipper perlu melakukan riset pasar untuk menentukan siapa target pasar yang potensial. Menentukan target pasar yang tepat bisa berdasarkan jenis kelamin, usia, minat, kebiasaan berbelanja dan sebagainya.

2. Masukan Identitas Brand dalam Setiap Aktivitas

Identitas bisnis sudah matang dan sudah sesuai dengan fokus dan tujuan bisnis kamu, lanjut ke strategi branding berikutnya. Identitas bisnis harus ada pada setiap kegiatan branding dan promosi online maupun offline. Ini merupakan salah satu cara bangun brand yang efektif.

Ketika kamu membuat kemasan produk, maka harus ada informasi tentang brand kamu. Nama merek, logo, warna brand wajib ada dalam desain packaging. Masukkan juga identitas bisnis pada setiap kegiatan promosi, contohnya pada iklan produk, website, brosur, konten media sosial dan sebagainya. Buatlah pelanggan merasa familiar dengan identitas brand kamu.   

Misalnya, kamu bisa memilih satu warna sebagai identitas brand yang digunakan pada logo, konten media sosial, kemasan produk, brosur, dan sebagainya. Pilih tagline yang mudah diingat dan mewakili brand kamu. Sehingga, ketika pelanggan mendengar atau membaca tagline tersebut akan otomatis mengingat produk atau brand kamu.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Logo Untuk Olshop Kamu Laris Manis!

3. Gunakan Strategi Brand Storytelling 

Berpromosi secara hard selling sebaiknya tidak berlebihan agar pelanggan tidak merasa jenuh. Salah satu strategi branding yang efektif dan disukai pelanggan adalah brand storytelling. Brand storytelling adalah cara bangun brand dengan strategi promosi yang melibatkan emosi manusia untuk meningkatkan loyalitas pelanggan. 

Strategi brand strorytelling bertujuan membuat ikatan dan koneksi yang baik antara brand dan konsumen. Kamu bisa menceritakan perjalanan bisnis kamu yang menginspirasi di blog, Youtube atau Instagram. Brand storytelling juga bayak digunakan perusahaan besar dalam proses pembuatan iklan.  

Misalnya, kamu sebagai pemilik brand pakaian big size karena terinspirasi dari pengalamanmu di masa lalu sulit menemukan pakaian big size yang modis. Kisah pengalamanmu sebagai pemilik brand akan terasa relate bagi pelanggan sehingga pelanggan merasa dekat dengan brand kamu. Contoh lain, kamu bisa membuat produk yang terinspirasi dari konsumen kamu. 

Baca Juga: Apa Itu Branding dan Mengapa Penting Untuk Bisnis Kamu?

4. Gunakan Strategi Digital Branding

Perkembangan dunia digital dan internet saat ini sangat pesat. Sebagai pelaku bisnis, Sobat Shipper wajib memanfaatkan perkembangan teknologi dalam berpromosi. Saat ini, strategi digital branding banyak digunakan untuk mengembangkan bisnis agar semakin sukses. 

Digital branding adalah proses branding suatu produk atau perusahaan yang dilakukan secara online dengan media digital. Digital branding erat kaitannya dengan digital marketing. Namun, digital branding lebih menekankan tentang pengenalan brand kepada masyarakat luas. Digital branding lebih fokus dalam membangun image brand dengan media digital. 

Beberapa strategi digital branding yang bisa Sobat Shipper lakukan adalah membuat website, aktif di media sosial, membuat iklan digital, bekerja sama dengan influencer dan membuat campaign online. Pemilihan strategi digital branding yang tepat disesuaikan dengan target market, visi misi brand dan juga budget promosi.

5. Membangun Komunikasi dan Hubungan Baik dengan Pelanggan

Branding yang sukses wajib memperhatikan hubungan yang terjalin antara brand dan pelanggan. Di masa sekarang, hal ini lebih mudah dilakukan. Sobat Shipper bisa memanfaatkan media komunikasi yang tepat dalam menjaga hubungan baik dengan pelanggan. Webiste dan media sosial adalah dua media komunikasi yang efektif untuk membangun komunikasi dengan pelanggan. 

Cara bangun brand dengan menjaga hubungan baik dengan pelanggan disebut juga brand trust strategy. Dalam strategi branding ini sebuah brand diharuskan melakukan upaya-upaya untuk menciptakan pengalaman berkesan bagi konsumen melalui komunikasi yang baik.

Cara membangun komunikasi yang baik dengan pelanggan tidak sulit. Berikan respon yang baik ketika konsumen melakukan komplain atau memberi masukan terhadap produk kamu. Rajin membalas komentar atau pesan di media sosial agar konsumen merasa diprioritaskan. Membuat artikel-artikel solutif yang sesuai dengan permasalahan target pelanggan kamu di website.  

6. Konsisten dalam Melakukan Branding dan Promosi

Semua strategi branding tersebut akan berjalan dengan baik jika dilakukan secara konsisten. Cara branding produk yang sukses tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Branding adalah proses yang perlu dilakukan dengan konsisten dan inovatif. 

Sobat Shipper perlu rutin melakukan riset tentang tren yang bisa diterapkan dalam proses branding. Lakukan kegiatan untuk meningkatkan brand awareness dengan cara-cara kreatif agar pelanggan tidak jenuh. Manfaatkan segala media yang ada untuk menjalankan strategi branding yang tepat baik online maupun offline

Sobat Shipper dalam menjalankan strategi branding salah satu tujuannya adalah mendapatkan loyalitas pelanggan. Loyalitas pelanggan bisa didapat dengan menjaga komunikasi dan kepercayaan pelanggan. Dalam bisnis khususnya jual beli, Sobat Shipper perlu peran layanan pengiriman yang terpercaya. 

Pilih Shipper sebagai partner dalam jasa pengiriman barang kamu. Shipper adalah agregator logistik dan warehose yang punya banyak pilihan jasa pengiriman terbaik untuk kamu. Klik link https://shipper.id/ untuk tahu apa saja layanan terbaik Shipper!