Istilah-istilah dalam Warehouse, Pelajari Dulu Sebelum Sewa Gudang!

0
8253

Daftar Isi
1. Apa Itu Warehouse
2. Jenis-jenis Warehouse
3. Istilah-istilah dalam Warehouse
4. Hal-hal yang Harus Diutamakan dalam Warehouse
5. Pertimbangan Sebelum Menyewa Gudang
6. Inbound, Outbound & Storage dalam Proses Gudang
7. Prinsip Dasar Perencanaan Tata Letak Gudang
8. Metode Penyimpanan Barang di Gudang
9. Lean Warehousing, Apa itu?
10. Fungsi dari Konsep Value Stream Mapping
11. Pemborosan dalam Warehousing
12. Apa Itu Diagram Fishbone & Fungsinya?
13. Tips Menghemat Biaya Operasional Gudang

Gudang di rumah biasanya berfungsi untuk tempat menyimpan barang tak terpakai. Berbeda dengan hal itu, gudang punya fungsi khusus dalam proses operasional bisnis. Gudang merupakan bagian penting dalam kegiatan logistik. Untuk memahami proses di gudang sebaiknya Sobat Shipper mengetahui istilah-istilah dalam warehouse

Fungsi warehouse dalam dunia bisnis tak hanya sebagai tempat penyimpanan barang. Gudang bisa menjadi tempat pendukung proses produksi, tempat penyortiran, tempat transit dan sebagainya. Pengelolaan dan perawatan gudang pun berbeda-beda sesuai dengan jenis dan fungsi gudang tersebut. Dalam pelaksanaannya diperlukan sistem untuk mempermudah manajemen gudang yaitu Warehouse management system (WMS). 

Warehouse management system memegang peranan penting dalam proses operasional gudang. WMS membantu pemantauan dan pengambilan barang. WMS dilengkapi dengan sistem canggih seperti barcode scanner, sistem otomatis, integrasi email dan sebagainya. WMS membantu kerja warehouse staff menjadi lebih efisien dan efektif. Sistem komputerisasi membantu menangani proses penerimaan barang secara otomatis. 

Beberapa perusahaan memiliki gudang sendiri atau melakukan sewa gudang sesuai kebutuhannya. Jika kamu ingin sewa gudang sebaiknya mengetahui lebih banyak tentang manajemen gudang terlebih dulu. Dalam proses manajemen gudang ada istilah dalam warehouse yang perlu Sobat Shipper pahami. Hal ini penting diketahui supaya proses manajemen gudang bisa berjalan secara tepat dan efektif. 

Berikut ini adalah istilah dalam warehouse yang perlu kamu ketahui sebelum sewa gudang:

1. Receiving and Putaway

Receiving and putaway adalah proses yang terdapat dalam warehouse management system ketika barang masuk ke gudang. Barang yang baru tiba di gudang harus dimasukkan ke dalam sistem. Hal ini penting untuk melakukan pembaruan data barang yang disimpan di gudang. Fungsi dari receiving and putaway adalah memberikan informasi yang tepat tentang di mana barang yang tiba di gudang tersebut diletakkan. 

Prinsip dari proses receiving and putaway adalah terciptanya kesesuaian data barang yang datang dengan kebutuhan di gudang. Setelah proses penerimaan barang yang disebut receiving, selanjutnya barang ditempatkan di gudang. Proses penempatan barang pada lokasi tertentu di gudang disebut putaway

2. Dispatching

Dispatching adalah proses yang dilakukan untuk menunjang operasional pengeluaran produk dari gudang terhadap barang yang dikirim ke konsumen. Tujuan dispatching adalah membantu warehouse staff mencari tempat barang yang akan dikeluarkan dari gudang. Menggunakan warehouse management system proses ini menjadi lebih mudah dan akurat. 

Warehouse staff cukup melihat informasi dalam sistem komputerisasi WMS. Hal ini mempermudah mengetahui letak barang tersebut di gudang. Setelah itu, karyawan lanjut ke proses selanjutnya yaitu proses picking dan scanning barcode

3. Picking

Picking adalah proses gudang mengenai pengumpulan produk di gudang dengan tujuan memenuhi pesanan konsumen. Proses picking bisa mencakup hingga 55% dari total biaya operasional. Maka dari itu, penting untuk mengoptimalkan proses picking untuk biaya yang lebih efisien. 

Salah satu cara mengoptimalkan proses picking adalah menggunakan sistem komputerisasi yang tepat yaitu warehouse management system. Warehouse management system bisa diakses melalui aplikasi smartphone. Hal ini tentu mempermudah karyawan untuk mengetahui daftar pengambilan produk melalui sistem secara praktis. 

4. Packing

Packing adalah proses pergudangan mengenai pengemasan. Packing berarti menggabungkan barang atau produk yang dipesan pelanggan. Barang tersebut kemudian dipersiapkan untuk segera dikirimkan ke pelanggan. Salah satu tujuan packing adalah memastikan kondisi barang sebelum meninggalkan gudang. Packing mengurangi risiko kerusakan barang sebelum sampai ke tangan pelanggan. 

Penggunaan warehouse management system dapat membantu proses packing. Dalam database WMS tercatat semua data yang diperlukan selama proses packing. Contohnya adalah dimensi produk dan berat barang. Sistem secara otomatis menentukan jenis dan jumlah pengemasan yang paling aman dan efisien dari sisi biaya. 

5. Returns

Proses returns adalah proses yang sangat dihindari oleh sebuah pabrik atau perusahaan. Namun, kita tetap perlu memahami istilah ini dalam manajemen pergudangan. Returns berari pengembalian. Proses returns bisa melalui beberapa tahap berbeda berdasarkan kebijakan perusahaan. Semakin meningkat permintaan pelanggan, proses returns bisa jadi semakin rumit. 

Dalam proses returns, karyawan harus bisa memastikan produk yang dikembalikan terlacak oleh sistem, termasuk riwayat pemesanan dan faktur. Semua tahapan dicatat oleh sistem dan perlu adanya alasan mengapa barang dikembalikan oleh pelanggan. 

Proses pencatatan bisa dilakukan secara manual. Hal ini tentu akan sangat merepotkan apalagi jika permintaan returns tidak sedikit, terutama pada perusahaan besar. Sistem WMS yang tepat bisa membantu mempermudah pekerjaan karyawan dalam proses returns.    

6. Stock Take

Istilah dalam warehouse selanjutnya adalah stock take. Stock take berhubungan dengan fungsi warehouse sebagai tempat penyimpanan stok fisik suatu produk.  Stock take adalah proses menyesuaikan stok fisik suatu produk dengan stok yang ada pada sistem komputer. Warehouse management system memegang peranan penting dalam proses stock take

Pencatatan stok produk bisa dilakukan jauh lebih mudah dan akurat dengan sistem komputer daripada pencatatan manual. Bayangkan Sobat Shipper, jika tanpa WMS proses stock take akan memakan waktu panjang dan perlu banyak tenaga untuk menyesuaikan jumlah stok fisik dengan data pencatatan. Apalagi jika perusahaan besar atau punya begitu banyak jenis produk.

7. Shipping

Shipping adalah istilah dalam warehouse untuk menunjukan proses pengiriman barang ke pelanggan. Pengiriman barang melalui layanan ekspedisi atau menggunakan pengiriman milik perusahaan. Penggunaan sistem WMS dalam proses shipping meliputi update jumlah produk yang telah dikirimkan. 

Karyawan mudah mengetahui dan memantau mana saja pesanan yang telah dikirim ke pelanggan dan mana yang belum melalui WMS. Pembaruan informasi dalam manajemen gudang sangat penting. WMS juga memudahkan karyawan atau pelanggan jika ingin mengetahui status barang yang dipesan. 

8. Reporting

Istilah dalam warehouse yang terakhir adalah reporting. Reporting berarti laporan yang berisi informasi dan penjelasan mengenai proses manajemen gudang. Isi dari reporting di antaranya berkaitan dengan stok barang yang tersedia dalam gudang secara akurat. Hasil laporan ini berguna untuk perusahaan dalam mengambil atau membuat sebuah kebijakan. 

Itulah beberapa istilah dalam warehouse yang penting untuk Sobat Shipper ketahui. Proses manajemen gudang memang tidak terlepas dari istilah-istilah pergudangan tersebut. Istilah-istilah tersebut akan kamu temui juga pada warehouse management system dalam pengelolaan stok barang di gudang. Diperlukan layanan gudang terbaik untuk meningkatkan operasional bisnis suatu perusahaan. Sobat Shipper, dengan layanan sewa gudang yang aman kamu bisa lebih fokus meningkatkan penjualan.  Kamu bisa sewa gudang bulanan atau sesuai kebutuhanmu. Dapatkan layanan sewa gudang terbaik bersama Shipper Klik https://shipper.id/warehouse untuk tahu apa saja keunggulan Shipper!