Kesalahan Pengelolaan Barang di Warehouse yang Wajib Kamu Hindari

0
41
jasa warehouse Jakarta
jasa warehouse Jakarta

Keberadaan warehouse atau gudang memegang peranan penting di dalam segala jenis bentuk usaha di era modern ini. Tak heran kalau kemudian para pebisnis besar rela membuat atau menyewa gudang dalam ukuran besar untuk menunjang kelancaran bisnis mereka.

Bisa dibilang gudang logistik ini adalah salah satu departemen yang wajib dimiliki oleh perusahaan. Dengan memiliki gudang, perusahaan bisa dengan mudah melakukan distribusi ke berbagai wilayah, sekaligus menjadi titik pengumpulan produk yang berhasil diproduksi oleh perusahaan.

Seperti kita ketahui, pengertian gudang logistik adalah titik lokasi dimana terjadi pengumpulan dan distribusi barang dari dan ke sebuah perusahaan. Kalau kita merujuk pada pengertiannya ini, tentu perusahaan wajib menerapkan SOP gudang logistik yang pas agar pengelolaan produk yang mereka miliki bisa maksimal.

Ada beberapa kesalahan yang seringkali dilakukan oleh mereka para pengelola warehouse. Tentunya kesalahan-kesalahan ini wajib kamu hindari karena bisa berdampak besar terhadap pengelolaan gudang itu sendiri. Apa saja kesalahan tersebut? Simak penjelasannya di bawah ini.

1. Penempatan Barang yang Tidak Terorganisir

Kesalahan pertama yang seringkali terjadi dalam pengelolaan gudang adalah penempatan barang yang tidak terorganisir. Hal ini akan membuat barang baru bercampur dengan barang lama. Kalau produk yang disimpan bukan produk FMCG, tentu dampaknya tidak akan terlalu besar.

Namun kalau produk di dalam tersebut masuk ke dalam kategori FMCG dan barang dengan jenis kadaluarsa lainnya, tentu produk dengan masa kadaluarsa yang dekat akan bercampur dengan produk yang masa kadaluarsanya lebih lama.

Tidak hanya itu saja, penempatan barang yang sembarangan akan membuat kamu dan tim sulit untuk mencari barang yang dibutuhkan nantinya. Pastikan untuk mengatur barang sesuai dengan lot dan baris mereka masing-masing agar mudah untuk diakses nantinya.

Baca Juga : Memulai Usaha Ekspedisi Pengiriman Barang

2. Software Pengelolaan Data Tidak Memadai

Kesalahan lain yang seringkali terjadi dalam pengelolaan warehouse adalah software pengolah data yang digunakan memang tidak kompatibel dengan kondisi di lapangan. Perlu dipahami, software gudang ini memiliki kapasitas masing-masing.

Ada yang kapasitasnya bisa menampung data hingga ribuan item, puluhan ribu item atau bahkan jutaan item. Sebelum kamu memilih sebuah software untuk pengelolaan barang, pastikan untuk melihat kapasitasnya terlebih dahulu. Sesuaikan dengan kebutuhan gudang kamu ini. Konsep ini banyak diterapkan oleh penyedia jasa sewa warehouse Jakarta.

Kalau kamu salah memilih software, bukan hal yang tidak mungkin kalau program tersebut akan mengalami leg. Hal ini akan memunculkan risiko data hilang yang sangat besar. Sudah pasti ini akan mendatangkan kerugian yang sangat besar bagi usaha yang sedang kamu jalankan.

3. Pemahaman yang Tidak Memadai Mengenai WMS

Kesalahan lain yang seringkali terjadi adalah pemahaman yang tidak memadai terkait WMS atau Warehouse Management System. WMS Ini sangat penting karena berpengaruh besar pada kelancaran distribusi barang dari dan ke dalam gudang. Ada banyak jasa sewa gudang Jakarta Selatan yang menggunakannya.

Penerapan WMS Ini juga menghindarkan kamu dari risiko kehilangan barang baik dari segi fisik maupun data. Penerapan WMS yang baik akan membuat barang di gudang terdistribusi dengan baik. Dari sisi pengelolaan, barang yang dikelola dengan WMS yang baik juga akan aman dan mudah ditemukan.

Kesalahan yang sering dilakukan selanjutnya adalah kurangnya tim pengelola di dalam gudang itu sendiri. Padahal kerjasama tim sangat penting untuk menjaga barang di gudang tetap aman. Kalau kamu berencana untuk membuat atau menyewa gudang, hal ini wajib untuk diperhatikan.

Kalau kamu bingung harus memulai darimana, percayakan saja pada Shipper. Kami melayani kebutuhan jasa sewa gudang bertaraf internasional dengan harga yang sangat terjangkau. Kunjungi situs kami di www.shipper.id/warehouse untuk info lebih detail. Jadi kamu tidak perlu repot mengurusi pengelolaan warehouse yang kamu miliki.

Baca Juga : Tips Pengiriman Barang Lewat Ekspedisi saat New Normal