Didorong Vaksinasi, Seperti Apa Perkembangan Sewa Gudang Sepanjang 2021?

0
32

Bergulirnya program vaksinasi Covid-19 tak dipungkiri memperbaiki sektor perekonomian, termasuk menstabilkan aktivitas sewa gudang pribadi di ranah properti. Kebangkitan tersebut bisa Sobat Shipper lihat dari pasar modal Asia Pasifik pada kuartal I/2021, seperti yang disebutkan dalam penelitian Market View dan Coldwell Banker Richard Ellis, konsultan properti profesional.

Sayangnya, pemulihan penyewaan gudang pribadi tak merata di semua negara karena perbedaan penanganan terhadap pandemi. Salah satu contoh yang bisa Sobat Shipper lihat adalah India yang kini menjadi sentra wabah akibat melonjaknya jumlah kasus penularan. Begitu pula penerapan lockdown di Jepang dan beberapa negara berkembang seperti Indonesia. 

Nah, untuk mengamati sejauh apa dinamika sewa gudang pribadi selama masa pandemi, simak informasi selengkapnya di bawah ini, Sobat Shipper!

Laju Persewaan di Sektor Perkantoran

Berdasarkan laporan yang dihimpun CBRE, sejumlah penyewa mengakui adanya peningkatan yang disebabkan penguatan permintaan dari penghuni selama kuartal I/2021. Penyerapan bersih yang terjadi pada regional grade A pulih dari titik terendah dan berhasil menembus 9,1 juta ft2. Perusahaan teknologi, media, dan telekomunikasi serta keuangan adalah pihak-pihak yang paling banyak mengajukan sewa gudang bisnis untuk menunjang keberlangsungan operasional mereka.

Baca juga: 5 Persiapan Menjaga Stok Barang & Jasa Gudang Selama Masa Pandemi

Tiongkok adalah negara yang memimpin pemulihan sewa properti di sektor perkantoran, berbanding terbalik dengan Singapura dan Korea Selatan yang masih berada di titik rendah, tetapi belakangan mulai menunjukkan kenaikan. Aktivitas prasewa dan sewa gudang pribadi yang stabil pun mendorong kenaikan lowongan regional sebesar 14,8% pada akhir kuartal. 

Kepala Riset Pendudukan, Intelijen, dan Manajemen Data Asia Pasifik CBRE mengakui pengendalian Covid-19 yang semakin membaik akan membantu mendongkrak pemanfaatan ruang kantor hingga harga sewa gudang maupun kantor. Pihak penyewa juga bakal mempertimbangkan model properti mereka agar bisa lebih fleksibel digunakan karyawan maupun perusahaan

Laju Persewaan di Sektor Ritel

Meski persewaan di sektor ritel Asia Pasifik sempat turun 0,4% yoy pada kuartal I/2021, ada peningkatan yang muncul di kota-kota tingkat 1 di Tiongkok yang membantunya kembali tumbuh. Sejumlah peritel yang aktif di sebagian besar pasar cenderung aktif mencari sewa gudang pribadi. Belum lagi munculnya dukungan dari konsumen yang telah mendapatkan kepercayaan kembali.

Salah satu perusahaan yang gencar mencari tempat sewa gudang adalah New Energy Vehicle. Namun, pasar leasing tampak akan berpihak kepada penyewa dalam jangka menengah, ketersedian tempat mulai diperketat. Walau begitu, CBRE tetap mempertahankan prediksi penurunan ringan dalam sewa ritel di Asia Pasifik pada 2021.

Laju Persewaan di Sektor Industri

Meningkatnya sentimen industri pada tiga bulan pertama 2021 diperlihatkan dari Indeks Produsen Pembelian manufaktur global yang menyentuh 55 pada Maret atau tertinggi dalam kurun waktu sepuluh tahun. Permintaan terhadap sewa gudang pribadi juga tampak optimis dengan adanya penyerapan bersih sebesar 15,6 juta ft2 di Asia. 

Dalam hal ini, logistik pihak ketiga dan penyewa dari e-commerce jadi pihak-pihak yang mendorong permintaan sewa guna usaha di kuartal ini. Apalagi mereka perlu memenuhi syarat yang datang dari industri alternatif seperti layanan pengiriman makanan, marketplace, hingga perusahaan farmasi.

Menilai dari analisis ini, Sobat Shipper yang kebetulan sedang ingin sewa gudang pribadi patut mempertimbangkan layanan Shipper. Sebagai penyedia warehouse terbaik di Indonesia, Shipper siap membantu Sobat Shipper untuk menyimpan stok barang hingga melakukan pengiriman. Untuk lebih jelasnya, kunjungi saja https://shipper.id/warehouse

Baca juga: Ide Bisnis 2020 yang Sedang Ramai Selama Pandemi, Kamu Tertarik yang Mana?