Jangan Boosting Post, Beriklan Lewat Ads Manager Agar Tidak Boncos

0
75
boosting post

Dengan pengguna aktif terbanyak di dunia, Facebook bisa menjadi platform efektif untuk beriklan. Beragam fitur yang dimiliki serta luasnya jangkauan, membuat Facebook digandrungi untuk mengadakan promosi online bagi para pelaku bisnis.

Facebook sendiri memiliki fitur Facebook Ads Manager yang bisa dipilih ketika ingin menjalankan iklan online. Selain itu, Facebook juga punya fitur boosting post yang juga bisa digunakan untuk mempromosikan konten bisnismu.

Namun, untuk kebutuhan iklan yang efektif, ada baiknya Sobat Shipper lebih memilih Ads Manager dibanding boosting post. Mengapa? Kali ini kami akan memaparkan penjelasan mendasar tentang boosting post dan juga alasan mengapa lebih baik beriklan di Ads Manager.

Apa Itu Boosting Post?

Boosting post adalah fitur spesial untuk mempromosikan postingan di akun bisnismu. Fitur ini memang sangat mudah dicari. 

Biasanya dalam setiap postingan yang telah tayang, akan terdapat keterangan boost post di bagian bawah konten. Nantinya, kamu akan diarahkan dengan sejumlah pertanyaan yang harus diisi.

Pertanyaan itu adalah seputar, target audiens yang ingin dijangkau, anggaran maksimal yang akan dikeluarkan, serta berapa lama iklan ingin ditayangkan.

Ketika kamu menggunakan fitur Boost Post, iklan online bisnismu akan tampil di Facebook News Feed sebagai Sponsored Post.

Perbedaan Boosting Post dengan Ads Manager

Fitur boosting post dan Ads Manager, terlihat serupa. Namun, memiliki perbedaan mendasar. Salah satunya teknik dan cara mengunggah konten iklan.

Dalam fitur boosting post, kamu bisa mempromosikan konten yang sudah tayang di laman Facebook. Sedangkan Ads Manager, kamu harus mengunggah kembali konten itu ke dalam fitur Facebook Ads ini.

Selain itu, boosting post hanya menanyakan pertanyaan umum. Sedangkan di Ads Manager, kamu diharuskan menjawab banyak pertanyaan sebelum akhirnya melakukan pembayaran.

Alasan Ads Manager Lebih Baik Dibanding Boosting Post

Walau terlihat lebih mudah mengoperasikannya, namun fitur boosting post tidak direkomendasikan untuk kamu yang ingin efek jangka panjang. Selain itu, kami juga merangkum sejumlah alasan mengapa Ads Manager lebih baik dibanding boosting post.

  1. Bisa Memilih Tujuan yang Spesifik

Dalam melakukan promosi online, setiap pelaku bisnis memiliki tujuan tertentu. Misalnya, menjual produk, menyebarluaskan brand awareness ataupun meningkatkan trafik website. 

Dalam Ads Manager, Sobat Shipper bisa memilih tujuan online marketing yang ingin dicapai. Secara umum, ada 3 kategori tujuan dalam Facebook Ads. Ada kesadaran/awareness, pertimbangan/consideration dan juga konversi/conversion. 

Untuk pilihan kesadaran, tujuannya untuk meningkatkan brand awareness akan merk kamu. Sedangkan untuk pertimbangan, tujuannya lebih untuk meningkatkan feedback dari audiens, karena kontennya biasanya interaktif. Adapun konversi, cocok untuk kamu yang ingin meningkatkan penjualan lewat website. Berbeda dengan Ads Manager, Boost Post tidak memiliki objektif luas seperti ini. Boost Post hanya mengandalkan trafik dan engagement untuk konversi keberhasilannya.

  1. Bisa Memilih Penempatan Iklan yang Berbeda

Untuk Boosting Post, konten iklan online mu akan tampil di bagian beranda laman pengguna Facebook. Sedangkan di Ads Manager, kamu bisa memilih penempatan iklan yang berbeda.

Kamu bisa memilih format yang cocok untuk setiap penempatan. Misalnya untuk Facebook Stories, kamu bisa membuat video singkat berdurasi 15 detik. 

Dengan menggunakan Facebook Ads, kamu mendapat keuntungan tambahan dalam memilih penempatan di iklan samping Kabar Beranda Facebook, iklan Messenger, artikel instan, dan Audience Network.

Tak hanya di Facebook, ketika Sobat Shipper memilih untuk beriklan melalui Ads Manager, konten iklan mu juga bisa tayang di platform lain, seperti Instagram Stories. Luar biasa, bukan?

  1. Kontrol Penuh Terhadap Konten Iklan

Facebook Ads memungkinkan kamu untuk memilih format lain selain postingan di beranda. Dengan begitu, kamu juga punya kontrol penuh terhadap konten apa yang ingin kamu promosikan.

Tak hanya foto dan video, jika kamu memiliki konten carousel ataupun slideshow, Ads Manager bisa menampungnya.

Selain itu, dalam Ads Manager, kamu bisa menambahkan deskripsi spesifik, dan tombol ajakan bertindak yang akan mendorong lebih banyak audiens untuk melakukan tindakan.

  1. Mendorong Customer untuk Aksi Lanjutan

Karena konten dan format iklan online yang tidak terbatas, Facebook Ads bisa memudahkan mendorong para target untuk melakukan aksi lanjutan. Seperti misalnya, melakukan subskripsi di website, berlangganan newsletter hingga meninggalkan kontak mereka dengan sukarela. 

Di Facebook Ads Manager, terdapat banyak fitur interaktif yang bisa mendorong customer untuk melakukan aksi-aksi lanjutan tersebut. Ada fitur swipe up, ataupun link langsung ke landing page. 

  1. Target Lebih Spesifik dan Relevan

Dalam Ads Manager, kamu juga bisa mengatur seberapa luas dan spesifiknya target audiens bisnis. Setelah itu, kamu juga bisa mendapat laporan rinci tentang keberhasilan promosi online di akunmu. Kamu bisa mengaksesnya melalui menu Ads Report di Ads Manager, kemudian pilih audience insight. Dari sini, kamu bisa melihat demografi audiens yang tertarik akan kontenmu. 

Ini menjadi modal untuk meningkatkan kualitas produk serta online marketing terbaik sesuai dengan data yang diberikan ads manager. Kamu juga bisa menggunakan fitur Lookalike Audience dan Custom Audience untuk membantu menjangkau target terbaik. 

Dengan Lookalike Audience, kamu bisa mencari konsumen yang serupa dengan target yang telah kamu capai sebelumnya. Sedangkan fitur Custom Audience, memungkinkan kamu untuk mencapai target yang bahkan jauh dari prediksi Facebook.

Dalam hal spesifikasi dan lengkapnya fitur, sudah jelas Ads Manager lebih baik untuk dipakai online marketing. Dengan kelebihan tersebut, kamu juga bisa sangat mengatur budget yang dikeluarkan untuk promo online. 

Tentunya, menentukan budget minimal dan maksimal menjadi langkah utama juga sebelum kamu memutuskan untuk memasang iklan online. Setelah menetapkan anggaran, baru lah kamu bisa menggunakan Facebook Ads dan mengatur sendiri pengeluarannya dengan efektif.

Selain promosi online, meningkatkan pelayanan terhadap konsumen juga sangat penting. Kamu bisa gunakan jasa Shipper untuk menjaga kepercayaan pelanggan dalam pengiriman barang. Apa saja layanan yang Shipper punya? Yuk, kunjungi https://shipper.id!