Wajib Tahu! Ini 4 Fungsi Barcode pada Kemasan Produk

0
156
fungsi barcode

Ketika kamu membeli produk, kamu pasti menyadari ada kode terntu dengan garis panjang lurus yang biasanya bisa dibaca oleh komputer. Ya, kode itulah yang dinamakan barcode.

Barcode pada kemasan sudah menjadi salah satu hal yang wajib dicantumkan. Selain memudahkan pola pekerjaan, barcode juga bisa menjadi penanda kekhasan produk kamu.

Lalu, sebenarnya apa fungsi barcode sebenarnya? Berikut kami ulas secara lengkap di sini.

Pengertian dan Sejarah Penggunaan Barcode

Barcode adalah data optik yang berupa garis ataupun angka yang mengandung informasi produk. Barcode yang juga dikenal dengan kode batang ini didesain utnuk terbaca oleh komputer atau perangkat digital lainnya.

Barcode pada kemasan umumnya memuat informasi detail tentang produk tersebut. Entah itu, produsen, komposisi ataupun harga. Yang pasti, kamu bisa menyimpan informasi apapun terkait produk dalam barcode.

Sistem penyortiran produk ini pertama kali dicanangkan pada 1930 oleh Wallace Flint. Namun, karya ilmiahnya tentang penyederhanaan cara sortir produk belum sempurna.

Hingga akhirnya, sekitar tahun 1950, dua murid dari Drexel Institute of Technology mencoba menyemurnaan karya ilmiah Flint. Mereka menggunakan garis dan angka seperti pada kode morse.

Sampai sekarang, penemuan tersebut berkembang hingga menjadi salah satu strategi sortir produk terbaik.

Fungsi Barcode pada Kemasan Produk

Walaupun kecil dan biasanya nyaris tak menonjol dalam kemasan, barcode memiliki cukup banyak fungsi. Berikut fungsi barcode pada produk yang wajib Sobat Shipper catat.

1. Memudahkan Proses Pembayaran

Fungsi barcode pada kemasan yang pertama adalah memudahkan proses pembayaran. Bagaimana tidak, kasir nantinya tak perlu memasukkan data produk satu persatu.

Mereka hanya perlu memindai kode batang tersebut lewat aplikasi atau mesin pemindai khusus.

Hal ini berarti proses input data produk apa saja yang akan dijual, jumlahnya dan lain sebagainya lebih mudah. Bukan hanya lebih mudah, tapi juga bisa menghemat tenaga dan waktu.

Dengan pencatatan melalui barcode, Sobat Shipper tak perlu lagi melakukan pembukuan manual setiap harinya.

2. Memuat Informasi Detail Produk

Barcode pada kemasan juga memuat informasi detail produk yang juga bisa dipindai oleh pengguna. Mereka bisa dengan mudah mendapat informasi yang ingin mereka ketahui tantang produk bisnismu.

Dengan mengetahui informasi detail ini, fungsi barcode pada produk juga bisa menjadi pembeda atau penanda barang asli. Penggunaan kode ini akan memudahkan pelanggan juga untuk mengecek kebenaran tersebut.

3. Memudahkan Menjangkau Ritel yang Luas

Fungsi barcode pada kemasan yang juga penting adalah memudahkan menjangkau pasar yang lebih luas. Jika kamu ingin produk bisnismu ada di toko ritel besar, seperti supermarket, ada baiknya menggunakan kode batang.

Salah satu syarat utama diterimanya barang dalam katalog ritel besar tentunya penggunaan barcode. Dengan menjangkau ritel besar, tentunya keuntungan yang didapat pun akan melonjak tinggi.

Sobat Shipper yang belum menggunakan barcode dalam produknya, kami sarankan untuk segera mencantumkannya. Karena penggunaan barcode bisa sangat menguntungkan, apalagi bagi para UMKM.

Selain memerhatikan pemasangan barcode pada kemasan, jangan lupa untuk selalu meningkatkan kualitas pada pelanggan.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan memilih jasa pengantaran yang tepat. Kamu bisa gunakan jasa Shipper untuk menjaga kepercayaan pelanggan dalam pengiriman barang. Apa saja layanan yang Shipper punya? Yuk, kunjungi https://shipper.id!

Baca Juga : Ketahui Fungsi dan Pengertian Mengapa Kemasan Produk itu Penting