8 Tips Cara Packing Frozen Food untuk Keluar Kota

0
634
frozen food

Cara packing frozen food untuk dikirim ke luar kota sangat penting untuk menjaga kualitas produk. Pengiriman bisa jadi merupakan salah satu tantangan terbesar dalam menjalankan bisnis frozen. 

Saat ini makanan beku merupakan salah satu bisnis makanan online yang sangat potensial. Selain praktis frozen food juga tersedia dalam berbagai jenis yang sangat variatif. Maka tidak mengherankan jika produk ini memiliki banyak penggemar.

Mengingat frozen food rentan mengalami kerusakan jika terpapar suhu panas dalam waktu yang lama, maka cara packing produk harus sangat diperhatikan. Khususnya untuk cara packing frozen food keluar kota yang bisa membutuhkan waktu transit lebih lama.

Tips packing frozen food untuk dikirim keluar kota

Sebut saja kamu memiliki produk frozen food dengan mutu terbaik. Tetapi jika cara packing barang dan pengiriman tidak dilakukan dengan benar, maka jangan heran jika produk diterima dalam kondisi rusak. Bukan hanya pelanggan yang kecewa, cara packing makanan frozen yang salah juga akan membuat Anda kehilangan waktu, uang bahkan pelanggan setia.

Berikut ini adalah tips packing barang berupa frozen food yang efektif dan efisien.

1. Siapkan Frozen Food yang Hendak Dikirim

Hal paling pertama yang harus Sobat Shipper lakukan adalah mempersiapkan dengan baik frozen food yang hendak dikirim.

  • Pastikan produk masih dalam keadaan  benar-benar beku saat hendak dikirim
  • Pastikan produk masih dalam kondisi bagus dan masa kadaluarsanya masih lama
  • Pastikan kemasan produk tidak terbuka atau bocor, sehingga tidak akan menyebabkan kebocoran atau terkontaminasi.
  • Pastikan kemasan untuk menempatkan frozen food kuat dan tertutup rapat.

2. Pilih Wadah Pengiriman Makanan Beku

Setelah memastikan produk frozen food berada dalam kondisi terbaik, selanjutnya pilih wadah yang akan digunakan untuk pengiriman. Untuk packing ekspedisi frozen food, sebaiknya pilih kemasan yang dapat menjaga produk tetap beku selama masa transit dalam pengiriman. 

Wadah terisolasi untuk frozen food yang bisa digunakan adalah:

  • Wadah pengiriman makanan dengan isolasi busa seperti Styrofoam
  • Kotak yang dilapisi dengan bubble wrap termal
  • Kotak kardus dengan pelapis busa berinsulasi untuk menjaga suhu tetap dingin

Untuk memilih wadah packing ekspedisi frozen food yang tepat, ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

  • Wadah harus cukup kokoh untuk mengemas frozen food dan selama waktu pengiriman keluar kota. Ini adalah tips packing barang yang sangat penting diperhatikan, agar produk tidak sampai dalam kondisi rusak.
  • Sebaiknya gunakan wadah dengan ukuran lebih besar dari produk frozen food yang akan dikemas. Sehingga tersedia ruangan yang cukup untuk menambahkan ice pack atau es kering untuk menjaga kondisi suhu makanan selama dalam pengiriman.
  • Pastikan wadah tidak akan menyebabkan kebocoran air, maka sebaiknya pilih wadah tahan air agar paket tidak diterima dalam kondisi basah oleh konsumen. Sahabat Shipper juga dapat melapisi bagian dalam wadah dengan lapisan plastik yang cukup tebak untuk mencegah rembesan air.
  • Sebaiknya wadah didinginkan terlebih dahulu sebelum digunakan.

3. Siapkan Peralatan Pengemasan Makanan Beku

Siapkan peralatan yang akan digunakan untuk mengemas produk makanan beku. Berbeda dengan cara packing barang biasa, mengemas frozen food memerlukan beberapa perlengkapan khusus, seperti misalnya:

  • Wadah frozen food
  • Dus karton yang kuat
  • Bubble wrap
  • Potongan karton
  • Aluminium foil
  • Ice gel
  • Lakban
  • Dll.

Kamu dapat menggunakan peralatan yang diperlukan sesuai dengan kebutuhan. Ice gel atau thermafreeze dapat digunakan untuk mengatur agar suhu pada paket tetap terjaga dan tidak meningkat secara drastis dalam waktu yang cepat.

4. Bungkus dengan Bubble Wrap dan Aluminium Foil

Saatnya memulai packing, yang diawali dengan membungkus frozen food. Cara packing makanan beku dimulai dengan membungkusnya menggunakan bubble wrap serta ice gel di bagian atas dan bawah produk. Setelah itu, tempatkan makanan dalam aluminium foil dengan rapat. Ini juga bertujuan untuk memastikan suhu tetap terjaga. Rekatkan semua pembungkus dengan baik saat mengemas frozen food.

5. Masukkan ke Dalam Wadah

Masukkan frozen food yang telah dibungkus dengan bubble wrap dan alumunium foil ke dalam wadah yang telah disiapkan. Saat packing makanan frozen, maka tambahkan pendingin lagi pada ruangan yang kosong. Sahabat Shipper dapat memilih ice pack, ice gel atau dry ice. Ice gel akan menyebabkan lembab saat mencair, sementara dry ice akan tetap kering. 

Jangan sekali-kali packing makanan frozen menggunakan es batu, karena es batu sangat mudah mencair dan dapat menyebabkan kemasan menjadi basah. Jika hendak menggunakan es kering, pakai sarung tangan saat menyentuhnya untuk menghindari terjadinya cedera.

6. Pilih kotak luar yang kuat

Setelah dibungkus dengan aman, masukkan frozen food ke dalam kotak kardus lapisan luar tanpa menyisakan ruang. Minimalkan pergerakan di dalam wadah frozen food dengan mengisi ruang ekstra menggunakan ganjalan. Sahabat Shipper dapat mengisinya dengan bubble wrap, serutan atau gumpalan kertas, potongan karton atau lainnya.

Pastikan wadah frozen food tidak akan tergoncang-goncang atau rusak saat dalam pengiriman. Dengan cara packing yang baik, maka produk akan stabil di tengah wadah serta memiliki sekitar dua hingga tiga inci lapisan pelindung. Setelah itu, bungkus kotak paket dengan rapat dan rapi lalu rekatkan bagian terbuka menggunakan lakban dengan kuat.

7. Perhatikan Waktu Pengiriman

Lamanya waktu transit merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam pengiriman frozen food. Oleh karena itu, penting untuk memilih kurir ekspedisi yang menyediakan layanan yang dapat diandalkan untuk mengirim produk makanan beku tepat waktu.

Sebaiknya pilih jenis layanan yang dapat mengirimkan produk secepat mungkin. Sampaikan juga secara jujur perihal ongkos kirim dan jenis layanan yang tersedia kepada konsumen Sobat Shipper. Akan lebih baik lagi jika memilih layanan yang lebih cepat sampai walaupun dengan harga lebih tinggi, karena dengan demikian makanan dapat tetap terjaga kualitasnya. 

Sahabat Shipper dapat mempertimbangkan untuk hanya melakukan pengiriman di hari-hari saat pengiriman relatif tidak terlalu tinggi. Sobat Shipper dapat berkonsultasi dengan agen ekspedisi mengenai hal tersebut. 

8. Tunda pengiriman jika diperlukan

Pengiriman paket juga dapat dipengaruhi oleh berbagai kondisi. Misalnya, jika terjadi banjir atau bencana alam lainnya di area tujuan, penutupan area tertentu, pembatasan transportasi atau lain sebagainya. 

Pastikan kembali apakah paket dapat terkirim tepat waktu atau tidak. Apabila kemungkinan besar pengiriman paket bisa terhambat hingga waktu yang lama, ada baiknya hal ini dibicarakan kembali dengan pelanggan dan menunda pengiriman.

Itulah cara packing frozen food keluar kota, termasuk berbagai perlengkapan yang diperlukan. Percayakan pengiriman paket pada agen ekspedisi Shipper yang memiliki layanan handal dan terpercaya. Selain tepat waktu, Shipper akan menangani paket dengan aman hingga sampai ke tujuan. Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa kunjungi websitenya di shipper.id