5 Kesalahan Membuat Logo yang Selalu Dilakukan Pemilik Brand

0
11

Sobat Shipper, dalam sebuah brand peran logo sangat penting. Apa itu logo dan mengapa penting? Logo menjadi identitas visual dari sebuah perusahaan. Maka dari itu, proses pembuatan logo dikerjakan sekreatif dan sebaik mungkin. Setiap pelaku bisnis pasti ingin punya desain logo brand yang unik dan menarik. Namun, bisa saja ada kesalahan dalam cara buat logo yang mengurangi kualitas logo.

Jika Sobat Shipper ingin tahu cara buat logo, sebaiknya menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa membuat logo menjadi buruk. Bahkan, kesalahan ini juga sempat dilakukan oleh brand ternama. Apa saja hal-hal yang harus dihindari dalam membuat logo? Yuk, kita pelajari di penjelasan berikut ini!

1. Terlalu Pasaran atau Tidak Orisinal

Logo harus orisinal mengacu pada apa fungsi dari logo. Fungsi utama sebuah logo adalah sebagai citra perusahaan yang digunakan dalam proses branding dan promosi. Keunikan dan orisinalitas sebuah logo merupakan hal utama yang wajib diperhatikan dalam pembuatan logo apa pun. Jika logo tidak orisinal, maka akan sulit dikenali oleh masyarakat. 

Sobat Shipper, harus berhati-hati dalam pembuatan logo. Jangan sampai karena terlalu mengikuti tren logo saat ini membuat logo kamu tidak memiliki keunikan. Penting melakukan riset dan mencari referensi sebelum membuat logo untuk menghindari kemiripan dengan logo brand lain. 

Membuat logo yang terlalu mirip dengan brand lain juga bisa berbahaya. Seperti kasus kemiripan logo antara Pecel Lele Lela dan Strarbucks yang sempat ramai pada tahun 2011. Starbucks menggugat Pecel Lele Lela karena merasa keberatan dengan kemiripan logo tersebut. Kini, Pecel Lele Lela telah mengganti logo perusahannya. 

2. Desain Terlalu Rumit

Bereksperimen dalam pembuatan logo memang sah-sah saja. Setiap pemilik brand tentu ingin hasil logo yang terbaik. Hanya saja, terkadang karena menginginkan hal yang keren justru membuat desain sebuah logo menjadi terlalu rumit. Cara buat logo yang baik adalah mengacu pada kesederhanaan dan tetap berkesan agar mudah diingat oleh masyarakat.

Logo yang terlalu rumit bisa disebabkan beberapa hal, salah satunya terlalu banyak kombinasi simbol, huruf dan warna. Jika Sobat Shipper ingin membuat logo untuk olshop tidak perlu terlalu rumit dan menambahkan banyak elemen. Desain logo terlalu rumit tidak selalu bagus dan unik, namun bisa membuat orang jadi gagal paham.  

Semakin simpel sebuah logo, maka akan semakin mudah diingat oleh masyarakat luas. Meskipun simpel, sebuah logo tetap harus punya ciri khas yang membedakannya dengan logo lain. Contoh logo brand Coca Cola yang hanya menggunakan satu warna dan berupa teks saja. Coca Cola sebagai contoh logo huruf yang keren. Ciri khasnya ada pada jenis font yang unik dan warna merahnya. 

3. Pemilihan Warna atau Font Kurang Pas

Kreasi jenis font yang unik banyak dipilih oleh brand besar hingga logo untuk olshop. Pembuatan logo dengan kreasi huruf yang unik dan berkarakter memang terasa lebih mudah. Pemilihan huruf biasanya dipadukan dengan warna logo keren. Pemilihan warna logo keren berdasarkan filosofi warna yang berkaitan dengan identitas brand tersebut.

Pemilihan warna dan font yang salah juga bisa membuat logo menjadi kurang bagus. Pemilihan warna yang salah bisa terjadi karena menggabungkan beberapa warna yang kurang serasi.  Selain pemilihan warna yang cocok, cara buat logo yang baik yaitu tidak menggunakan font yang terlalu rumit sehingga sulit dibaca.

Jika Sobat Shipper tertarik membuat desain logo dengan elemen huruf, coba cari referensi dari contoh logo huruf brand terkenal. Contoh logo huruf keren yang bisa jadi referensi di antaranya Coca Cola, Facebook, Google, FedEx, Amazon dan lain sebagainya. Sobat Shipper bisa cari lebih banyak referensi logo di internet dan mempelajari keunikan logonya. 

4. Tidak Menjelaskan Identitas Brand

Dalam proses kreatif membuat sebuah logo, sebaiknya kamu sudah mengenal brand-mu sendiri. Produk apa yang kamu jual, keunggulan apa yang ada di dalamnya, apa visi misi brand kamu dan sebagainya. Hal ini akan memudahkan dalam pembuatan logo. 

Salah satu kesalahan cara buat logo yang sering terjadi adalah logo tersebut tidak bisa menjelaskan identitas brand. Tentu ini berlawan dengan apa fungsi dari logo tersebut. Jika logo tidak bisa mewakili identitas brand, maka akan sulit dalam melakukan proses branding.

Logo yang buruk akan membuat masyarakat gagal menangkap maksud dari logo tersebut. Hal ini biasanya disebabkan oleh kesalahan pemilihan simbol yang justru mengacu pada hal lain yang tidak sesuai dengan produknya. Contoh logo brand yang banyak diprotes adalah logo Arlington Pediatric Center. Menurut beberapa orang, logo ini memberi kesan ke arah negatif.

Baca juga : 7 Cara Membuat Logo Untuk Olshop Mu Laris Manis

5. Tidak Fleksibel 

Logo akan sangat berguna sepanjang perjalana sebuah brand. Logo digunakan dalam berbagai kegiatan marketing untuk membantu sebuah brand berkembang. Itulah alasan mengapa sebuah logo yang tidak fleksibel termasuk logo yang gagal. Logo yang tidak fleksibel cirinya tidak bisa digunakan secara jangka panjang, tidak bisa digunakan dalam format grayscale dan non-scalable

Logo harus bisa digunakan secara jangka panjang. Itulah mengapa kita tidak perlu terlalu terpaku pada tren yang ada saat ini. Logo didesain sesederhana dan seunik mungkin agar selalu bisa digunakan kapan saja. Beberapa perusahaan melakkukan desain ulang logo, seperti logo Instagram. Namun, tetap mempertahankan ciri khasnya dan perubahan tidak sering terjadi.

Pemilihan warna pada logo sebaiknya dipikirkan dengan baik agar logo fleksibel dalam berbagai kebutuhan termasuk dalam bentuk grayscale. Selain itu, ukuran logo juga harus proporsional sehingga tetap enak dilihat dalam berbagai ukuran. Logo yang fleksibel harus bisa ditempatkan dalam berbagai media promosi offline dan online

Itulah beberapa hal yang perlu dihindari dalam membuat logo. Dalam membuat logo apa pun, termasuk logo untuk olshop perlu proses kreatif yang berbeda-beda. Brand-brand terkenal pun terkadang melakukan kesalahan dalam pembuatan logo. Beberapa perusahaan terkanal melakukan desain ulang untuk mendapat logo yang lebih baik. Maka dari itu, jangan takut bereksperimen dalam pembuatan logo brand kamu, ya!

Sobat Shipper, cara buat logo sebenarnya bisa dilakukan sendiri loh. Banyak cara buat logo online gratis melalui aplikasi atau situs online yang mudah digunakan. Selain itu, banyak juga tutorial yang bisa dipelajari di internet. Hal ini tentu sangat membantu untuk Sobat Shipper yang sedang merintis bisnis baru dan butuh sebuah logo. Mengetahui cara buat logo sendiri bisa menghemat biaya.

Selain logo, elemen penting dalam membuat usaha termasuk olshop adalah pemilihan jasa layanan pengiriman yang terpercaya dan profesional. Sobat Shipper, percayakan kebutuhan pengiriman produk ke pelanggan dengan layanan Shipper! Merupakan jasa pengiriman yang aman, praktis dan harga kompetitif. Ingin tahu apa saja layanan unggulan Shipper? Klik link https://shipper.id/ ya!

Selain itu, Shipper juga memberikan jasa ekspedisi terbaik untuk pengiriman kamu. Tak hanya itu saja, Shipper juga memiliki layanan customer service supportive selama 24 jam serta fitur tracking untuk melacak keberadaan paket yang sedang dikirim secara online dan akurat. Bebas kirim tanpa batas dan ke mana saja, Shipper solusinya!