Berbagai Jenis Iklan Pada Google Ads

0
158
jenis iklan google ads

Jenis Iklan Google Ads – Ada berbagai macam cara yang bisa Sobat Shipper terapkan untuk meningkatkan angka penjualan, kepopuleran, ataupun ketenaran terhadap bisnis yang tengah dijalankan. Namun, di era digital ini, sebenarnya strategi seperti apa sih, yang harusnya dapat digunakan?

Nah, layaknya menjadi hal umum, hampir sebagian besar dari kita pasti telah mengetahui bahwa ada jutaan orang yang menggunakan mesin pencarian Google. Mulai dari melakukan berbagai bentuk pencarian informasi, seperti mencari sebuah jasa maupun produk yang mereka butuhkan.

Maka dari itu, pada artikel kali ini Sobat Shipper akan disajikan dengan taktik digital marketing yang dapat digunakan pada fitur Google Ads, yuk simak sekarang!

1. Apa Itu Google Ads?

Apa itu Google Ads? Diantara Sobat Shipper mungkin sudah memahami betul apa yang dimaksud dengan Google Ads. Namun, pada artikel kali ini kita akan mengulas kembali apa sih, itu Google Ads? Google AdWords atau yang dapat disebut juga sebagai, Google Ads adalah sebuah layanan periklanan dan salah satu bagian dari fitur mesin pencarian Google.

Sistem pembayaran yang dilakukan Google Ads ini pada dasarnya adalah sistem PPC (pay-per-klik), yang mana pada sistem PPC ini pengiklan hanya akan membayar saat iklan yang dipromosikan mendapatkan hasil, seperti berbagai interaksi pengunjung layaknya aktivitas mengklik, mengunjungi situs, atau menghubungi bisnis.

Nah, ada banyak jenis iklan yang dapat Sobat Shipper pilih sebagai media promosi produk ataupun bisnis milik Sobat Shipper. Dan pada pembahasan ini, kamu akan disajikan dengan berbagai jenis iklan  Google Ads.

2. Jenis-jenis Iklan yang Ada Pada Google Ads

Sebelumnya sempat disinggung, bahwa Google Ads ini memiliki lima jenis iklan yang beragam, antara lain adalah search campaign, display campaign, shopping campaign, video campaign, dan App campaign. Disini Sobat Shipper akan diajak untuk mengulik satu per satu jenis iklan yang disuguhkan pada Google Ads. Yuk, kita simak sekarang juga!

1. Search campaign (Promosi Pencarian)

Jenis iklan yang satu ini diberlakukan pada jaringan pencarian. Sebagaimana mestinya fitur pengiklanan Google Ads, iklan pada suatu produk atau layanan akan ditampilkan ketika pengguna memasukkan keyword yang telah ditargetkan pada mesin pencarian Google.

Nah, deretan situs web yang merupakan iklan berbayar ini akan dimunculkan pada posisi paling atas, dan memiliki ciri khas khusus, yakni ikon “Ad”. Sementara situs web yang bukan merupakan iklan, akan ditampilkan di bagian bawah usai deretan situs web pengiklanan berbayar dimunculkan.

2. Display campaign (Promosi Tampilan)

Jenis iklan yang disuguhkan Google Ads selanjutnya adalah display campaign atau dapat disebut sebagai Promosi tampilan. Lantas, bagaimana jenis iklan ini dijalankan? Sebenarnya sangat mudah dan umum juga untuk dijumpai. Yup, penerapan display campaign ini biasanya akan ditawarkan langsung oleh pihak Google itu sendiri.

Yang mana, hal yang ditawarkan oleh Google adalah bentuk penayangan atau penempatan suatu iklan banner di halaman situs web atau platform yang telah memenuhi syarat. Di antara lain penampilan Google Ads ini dapat kita lihat pada platform blogging layaknya Blogger atau WordPress, serta platform YouTube.

3. Shopping campaign

Sobat Shipper sudah tahu belum, bahwa shopping campaign ini sebenarnya merupakan satu kesatuan dari search campaign, lho. Yang mana shopping campaign ini sendiri, lebih mengoptimalkan tampilan visual terhadap pengiklanan sebuah produk. Dan visual ini amat ditonjolkan pada halaman pencarian.

Namun, meski masih menjadi satu kesatuan, Sobat Shipper dapat melihat perbedaan yang cukup jelas pada search campaign dan shopping campaign ini, lho. Yang mana, jika search campaign ini sendiri mengoptimalkan tampilan terhadap deretan situs web berbayar. Sementara shopping campaign, mengoptimalkan terhadap visual atau gambarnya. Jadi, pada jenis visual campaign ini Sobat Shipper dapat membuat bentuk gambar yang menarik dan apik.

4. Video campaign (Promosi Video)

Kalau bentuk iklan yang satu ini pasti sering dijumpai oleh Sobat Shipper, terutama untuk Sobat Shipper yang sering kali cari konten tutorial, resep masakan, sampai lihat video klip musik penyanyi idolamu. Yup, jenis pengiklanan yang satu ini amat lumrah untuk dijumpai pada platform YouTube. Yang mana, iklan Google Ads ini sendiri tampil dalam bentuk video yang muncul pada tayang YouTube.

Jenis iklan yang dapat ditampilkan pun beragam, dan berikut ini Sobat Shipper akan disajikan dengan ragam jenis video campaign yang terbilang umum untuk dijumpai.

  • TrueView Ads

Jenis iklan yang satu ini disuguhkan dengan dua opsi yang dibuat dan diatur langsung oleh YouTube, diantaranya opsi yang mengharuskan skippable yang berdurasi 12 detik dan 6 menit, lalu opsi yang mengharuskan non-skippable berdurasi 15 – 20 detik. Tipe iklan ini pun juga terbagi menjadi dua, diantaranya adalah tipe video discovery Ads dan in stream Ads.

  • Video Discovery Ads

Jenis iklan ini tidak dapat dilewati sesuai dengan namanya. Sama halnya dengan TrueView Ads, Non Skippable Ads juga terbagi menjadi dua, diantaranya adalah :

Pre-roll ads 

Jenis iklan yang satu ini merupakan iklan yang muncul sebelum video ditayangkan atau diputar 

Mid-roll Ads

Lain halnya dengan pre-roll Ads, jenis iklan Mid-roll Ads ini merupakan jenis iklan yang  dapat muncul di pertengahan video, atau bahkan setelah video dijalankan selama 10 menit atau lebih.

  • Bumper Ads

Jenis iklan Bumper Ads inj sebenarnya masih termasuk dalam kategori non-skippable ads yang durasi videonya 6 detik, Umumnya jenis iklan Bumper Ads ini akan

ditampilkan pada awal ataupun akhir video dan dibayarkan berdasarkan cost per miles.

5. App campaign (Promosi Aplikasi)

Jenis Google Ads yang satu ini dapat dipergunakan untuk mendorong target audiens melakukan bentuk interaksi terhadap platform yang dimiliki oleh pengiklan, seperti halnya menginstal aplikasi yang ditawarkan.

Nah, jenis iklan App Campaign umum ditampilkan pada berbagai jaringan layaknya halaman penelusuran YouTube dan Google Play.

3. Beragam Pilihan Tawaran

Istilah terhadap tawaran yang Sobat Shipper buat adalah “maximum bids” atau jumlah maksimal disediakan untuk sebuah iklan. Jadi, meski penuh dengan fleksibilitas, pada fitur Google Ads Sobat Shipper tidak akan menghabiskan lebih dari jumlah yang  telah ditentukan terhadap iklan tersebut.

Nah, berikut ini adalah  3 opsi untuk tawaran atau bids. Yang mana diantaranya adalah Cost-per-click (CPC), Cost-per-mille (CPM), dan Cost-per-engagement (CPE).

Nah, itu dia pembahasan mengenai pengiklanan pada Google Ads, bagaimana apakah kamu tertarik? Ketika pengiklanan terhadap produk mu berhasil… Jangan lupa untuk melakukan peninjauan terhadap penggunaan tools otomatisasi ya. Tools otomatis ini dapat membantu mengelola inventori, layaknya Atoor yang bisa mengoptimalkan layanan penjualan kamu. Yuk, cek informasi selengkapnya di Shipper.id!