5 Tips Memulai E-Commerce F&B Bagi Pemula

0
617
e-commerce F&B

Bisnis e-Commerce di bidang Food and Beverage saat ini terus berkembang. Memang salah satu sektor yang paling banyak pasarnya adalah makanan. Kebutuhan yang tidak akan pernah ada matinya. Apalagi dengan adanya inovasi di beberapa jenis makanan. Maka jelas bahwa sektor ini akan terus tumbuh.

F&B memang memberikan banyak peluang jika kamu ingin serius memulai sebuah usaha. Ada banyak model seperti membuka kedai, food tenant, hingga restoran. Semuanya hanya bermula dari makanan atau minuman yang menjadi brand milik kamu. Bahkan tidak jarang restoran besar hanya memiliki 1 jenis menu utama.

Menariknya lagi saat ini banyak pemilik kedai saling berlomba menyajikan inovasi dan kreativitasnya. Hal tersebut untuk menarik pelanggan baru supaya mampir dan menikmati makanan atau minuman disana. Kamu juga bisa terjun dalam bisnis seperti ini. Lalu bagaimana tips bagi seorang pemula untuk memulainya?

Tips untuk Memulai Bisnis E-Commerce F&B

Ada beberapa tips yang bisa kamu terapkan ketika ingin terjun dalam dunia e-commerce F&B. Tentu kamu tidak bisa langsung berambisi mengejar banyak keuntungan sekaligus. Sebuah bisnis memiliki perjalanan panjang supaya dikenal dan diminati oleh orang lain. Karena itu bagi seorang pemula perlu mengikuti tips berikut.

Baca Juga: Ketahui Apa Itu Wirausaha & Cara Menjalankannya Agar Sukses!

1. Memiliki Goals Brand yang Jelas

Sebuah bisnis e-Commerce di bidang apapun itu perlu menentukan tujuan dengan jelas. Termasuk juga ketika kamu memulai sebuah bisnis di bidang F&B. Misalnya saja tujuan membangun brand tersebut adalah untuk brand awareness. Maka apa yang perlu dilakukan demi mencapai target tersebut?

2. Menentukan Target Pasar

Ketika sudah menentukan goals dalam menjalankan bisnis di bidang F&B, maka langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar. Tujuannya untuk apa? Tujuannya supaya kamu lebih mudah mencari channel marketing. Selain itu, menentukan target pasar juga akan membantu menemukan pola marketing yang sesuai.

3. Mencari Hal Unik

Ingatlah bahwa “sedikit lebih beda lebih baik daripada menjadi sedikit lebih baik”. Jika produk makanan atau minuman yang kamu bangun sama dengan milik orang lain, maka apa nilai lebihnya? Apa yang membuat orang lain harus membeli produk milikmu ketika tempat lain juga menyediakan produk sejenis.

4. Memilih Channel Marketing

Channel marketing bisa dianggap sebagai cara untuk mempromosikan produk yang kamu miliki. Caranya seperti apa? Tergantung dari siapa target pasar dan tujuan kamu membangun e-Commerce F&B tersebut bukan? Jadi kamu perlu melakukan riset bagaimana mempromosikan produk tersebut dengan cara tepat.

5. Menerima Masukan

Bagi seorang pemula, maka masukan dari consumer sangat penting. Bahkan sebelum kamu meluncurkan sebuah produk, maka lebih baik mencari beberapa orang sebagai testimoni. Mintalah pendapat seperti rasanya kurang apa, tampilannya menarik atau bukan, hingga apakah mampu bersaing atau tidak.

Sudah Memiliki Suatu Mitra Bisnis

Bisnis e-Commerce selalu membutuhkan mitra, baik teman atau pihak lain. Jika dari teman, maka bisa berupa berbagi modal atau berbagi pengalaman. Namun jika dari pihak lain salah satu contohnya adalah memilih penyedia jasa pengiriman. Mengapa harus jasa pengiriman yang dijadikan sebagai mitra?

Karena kamu harus fokus mengembangkan bisnis e-commerce F&B sehingga masalah pengiriman harus diserahkan kepada orang lain. Untuk itu, kamu bisa memilih Shipper karena sudah terbukti mampu memberikan solusi terbaik. Pengiriman bisa dilakukan dengan cepat dan tepat tanpa membuat pelanggan kecewa.

Menjalankan bisnis F&B tanpa mitra dari penyedia jasa pengiriman tentu tidak akan maksimal. Shipper melalui tagline “Bebas Pilih Tanpa Batas” akan memberikan semua solusi. Kamu cukup mengunjungi www.shipper.id jika ingin informasi lebih lanjut. Dijamin bisnis E-Commerce F&B yang sedang dibangun bisa berkembang pesat.

Baca Juga: Tips Pemasaran Produk Secara Online Bagi Pemula yang Bisa Diintip