Kiat Efektif Melakukan Stock Opname

0
249
stok management

Sobat Shipper, jika sebelumnya kamu telah menelisik arti dari istilah stock opname, mengetahui betul betapa penting peranannya, maka berikutnya kita akan membahas tentang berbagai kiat Efektif yang dapat diterapkan dalam melakukan stock opname. Kenapa sih, kiat efektif ini perlu diketahui dan dipahami dengan betul? Tentu saja, hal ini dilakukan untuk menghadirkan operasional bisnis dan stok management juga berjalan dengan efektif dan efisien. Sehingga, kegiatan stock opname pun dapat kamu lakukan secara baik dan optimal.

Lantas apa saja kiat efektif yang perlu diketahui? Berikut ini adalah penjelasan mengenai ragam kiat efektif dalam melakukan stock opname.

Kiat Melakukan Persiapan dengan Baik dan Benar

Sobat Shipper, sebelum melakukan setiap hal persiapan tentu selalu penting untuk kamu perhatikan bukan? Nah, persiapan ini merupakan fondasi awal yang kita bentuk untuk mewujudkan langkah efektif dalam pemberlakuan stock opname. 

Ada beberapa hal yang perlu Sobat Shipper perhatikan untuk merealisasikan persiapan stock opname yang efektif dan matang. Antara lain persiapan-persiapan yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut. 

1. Metode dan Membuat Jadwal Stock Opname yang Penuh Perhitungan

Menjadi langkah awal yang penting untuk diperhatikan, metode perhitungan dan penjadwalan menjadi bentuk persiapan yang tidak dapat terpisahkan. Setidaknya dalam tindakan inventory management ini, ada tiga metode perhitungan yang dapat dilakukan. Diantaranya adalah periodic stock verification, annual stock opname, dan daily stock opname.

Untuk mewujudkan stok management yang baik dan apik, metode dan penjadwalan menjadi hal yang perlu diperhitungkan dengan baik. Jadi pastikan Sobat Shipper menentukan metode dan membuat penjadwalan yang terstruktur ya.

2. Menentukan Waktu yang Tepat

Untuk memulai kegiatan stok management yang satu ini, Sobat Shipper perlu menentukan waktu yang tepat  agar stock opname dapat direalisasikan secara optimal dan maksimal. Tentukan waktu yang nantinya akan kamu gunakan dengan baik dan matang.

Hal ini perlu dilakukan, karena semakin banyak waktu yang dibutuhkan maka prosedur stock opname pun akan berjalan semakin lama. Ada baiknya saat operasional bisnis berjalan, Sobat Shipper tidak melakukan aktivitas stock opname ini ya… Karena hal ini akan menimbulkan potensi besar terhadap kesalahan dan kekeliruan. 

3. Mempersiapkan Kebutuhan Penunjang

Jangan hanya menyiapkan tenaga dan waktu, untuk mewujudkan stock opname yang optimal Sobat Shipper perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan penunjang untuk mengoptimalkan aktivitas stock opname.

Antara lain berbagai kebutuhan penunjang yang perlu Sobat Shipper siapkan adalah buku catatan, stiker barcode, barcode scanner, dan lain sebagainya. Dengan terpenuhinya kebutuhan penunjang ini kegiatan stock opname pun dapat dilakukan lebih akurat dan optimal.

4. Membuat Denah Gudang

Ketika inventory produk tersimpan apik dalam gudang. Maka Sobat Shipper perlu membuat denah gudang untuk memudahkanmu dalam melakukan perhitungan dan pengecekan. Sobat Shipper juga dapat memberikan penomoran terhadap produk tertentu, agar nantinya stok management dapat dengan mudah dilakukan.

5. Mempersiapkan Inventory Produk 

Inventory Produk adalah kesediaan yang diperoleh terhadap sebuah produk. Pada poin kelima ini Sobat Shipper perlu melakukan penataan terhadap berbagai produk yang nantinya akan menjalani prosedur stock opname. 

Inventory management ini, nantinya akan memudahkan pemeriksaan. Terutama dalam melakukan perbandingan terhadap verifikasi fisik dan analisis data pemeriksaan.

6. Kelompokkanlah Produk Apa saja yang Perlu Dihitung dan Dicatat

Agar stock opname berjalan efektif dan efisien, Sobat Shipper perlu mengelompokkan terlebih dahulu, mana produk yang perlu dihitung dan dicatat dan mana yang tidak. Hal ini perlu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan hitung, dan pengoptimalan inventory management.

Kiat Melakukan Stock Opname yang Efisien dan Efektif

Setelah memahami betul berbagai persiapan yang perlu dibentuk untuk mewujudkan pemberlakuan stock opname yang baik dan benar. Selanjutnya Sobat Shipper akan masuk ke pembahasan kiat melakukan stock opname yang efisien dan efektif.

Meliputi berbagai poin penting yang tidak boleh terabaikan, berikut ini adalah beberapa kiat pemberlakuan stock opname yang perlu diperhatikan agar inventory management dapat berjalan lancar.

1. Pemisahan Terhadap Barang yang Masuk Setelah Tanggal Cut Off

Sebelum melakukan prosedur stock opname terlebih dahulu, Sobat Shipper perlu memisahkan barang yang masuk setelah tanggal cut off. setiap stok produk atau yang masuk selama proses stock opname dijalankan, dapat dikategorikan sebagai produk yang masuk setelah tanggal cut off.

Nah, barang yang masuk dalam kategori ini merupakan kategori barang yang tidak perlu mengalami proses perhitungan.

2. Pemisahan Produk Konsinyasi

Masih sama dengan stok barang yang masuk setelah tanggal cut off. Produk yang merupakan konsinyasi ini merupakan kategori barang yang tidak perlu mengalami proses perhitungan. Karena dalam inventory management istilah konsinyasi diartikan sebagai stok atau barang yang bersifat titipan dari pihak lain.

3. Melakukan Verifikasi Fisik Terhadap Barang-barang yang Telah Dicatat

Meskipun telah terdata atau tercatat, stok produk tetap perlu melalui verifikasi fisik untuk meminimalisir kekeliruan atau kerancuan yang bisa saja terjadi. Oleh karenanya, verifikasi fisik terhadap barang-barang yang telah dicatat pun, hadir sebagai solusi dalam mengantisipasi kekeliruan tersebut.

4. Mengelompokkan dan Mencatat Stok Produk yang Mengalami Rusak atau Cacat

Untuk memudahkan berjalannya proses stock opname Sobat Shipper juga perlu melakukan pengelompokan dan pencatatan terhadap stok produk yang rusak ataupun cacat. Jangan sampai, produk-produk tersebut sampai ke tangan konsumen. Oleh karenanya, pastikan kamu mengelola produk rusak ataupun cacat ini dengan baik dan benar.

5. Memberikan Penandaan Terhadap Stok Barang yang Telah Dihitung

Setelahnya, untuk mencegah terjadinya perhitungan ganda Sobat Shipper perlu memberikan Penandaan pada setiap stok barang yang telah mengalami proses perhitungan. Nah, penandaan ini dilakukan dengan menggunakan kebutuhan penunjang yang telah disebutkan sebelumnya. Seperti misalnya dengan barcode, atau tag dengan code tertentu.

6. Menggunakan Sistem Point Of Sale atau POS

POS atau yang dapat disebut  sebagai Point Of Sale adalah salah satu cara praktis dalam melakukan perhitungan jumlah inventory suatu barang yang memungkinkan Sobat Shipper untuk melakukan tindak pelacakan terhadap persediaan suatu stok barang.

Nah, penerapan Sistem Point Of Sale ini amat cocok untuk Sobat Shipper terapkan pada bisnis retail, sehingga prosedur stock opname pun dapat berjalan dengan lebih praktis dan efektif.

7. Mengandalkan Atoor dalam Mengelola Inventory Barang

Tak kalah efektif untuk diterapkan, Sobat Shipper dapat menggunakan inventory barang berbasis web untuk mengoptimalkan operasional bisnis, yang dapat berjalan secara efektif dan efisien. Nah, salah satu platform yang dapat kamu andalkan dalam mengelola inventory barang adalah Atoor.

Ya, Atoor yang merupakan platform omnichannel ini adalah sebuah platform yang dapat membantumu dalam mengintegrasikan berbagai saluran dan membantu Sobat Shipper dalam melakukan tata kelola inventory management yang baik dan benar. Hadir dengan berbagai fitur unggulan, dengan menggunakan Atoor operasional bisnis tentunya dapat dilakukan lebih praktis dan efisien.

Nah, Sobat Shipper itu dia berbagai kiat yang dapat Sobat Shipper terapkan untuk mewujudkan aktivitas stock opname yang efektif dan efisien. Bagaimana sangat membantumu dalam menjalankan operasional bisnis dengan lebih mudah bukan? 

Atau kamu amat tertarik untuk mengandalkan Atoor sebagai teman baik yang dapat membantu operasional bisnis? Apabila tertarik, Sobat Shipper tidak perlu khawatir dengan harga dan kualitasnya. Karena harganya sendiri kompetitif, dan kualitasnya pun sudah unggulan dan mumpuni. Yuk, cek informasi lengkap mengenai Atoor di Shipper.id!