Mengenali Apa Itu Affiliate Marketing

0
185
apa_itu_affiliate_marketing

Sobat Shipper, tentu pernah mendengar istilah affiliate marketing bukan? Yup, istilah yang seharusnya tidak asing lagi nih, di dunia bisnis terkhusus pada strategi pemasaran. Affiliate marketing adalah model bisnis yang telah umum digunakan oleh banyak orang karena dinilai menguntungkan dengan modal yang tidak besar.

Nah, pada affiliate marketing, bisnis yang terlibat di dalamnya disebut sebagai bisnis affiliasi. Yang mana, bisnis afiliasi ini berperan dalam melakukan pembayaran terhadap jasa seseorang yang telah berhasil memperjualbelikan produk atau layanan milik perusahaan tertentu.

Wah, sangat mengesankan bukan, Sob? Bagaimana… Apakah Sobat Semua tertarik untuk mengetahui topik affiliate marketing ini lebih jauh? Yuk, kita tinjau terlebih dahulu serba-serbi mengenai affiliate marketing itu sendiri!

1. Pengertian Affiliate Marketing

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sistem affiliate marketing atau yang bisa disebut sebagai affiliate pemasaran adalah suatu model bisnis yang telah umum digunakan di era digital saat ini. Yup, affiliate marketing ini mengandalkan internet sebagai pihak ketiganya.

Sementara, dalam affiliate marketing ini bisnis yang terlibat dapat disebut sebagai bisnis afiliasi, yang mana bisnis ini berperan besar dalam melakukan pembayaran terhadap jasa seseorang yang telah berhasil memperjualbelikan produk atau layanan milik perusahaan tertentu. Nah, afiliasi pemasaran ini memiliki beragam bentuk dan jenis. Namun, sebelum mencari tahu tentang berbagai bentuk dan jenis affiliate marketing, ada baiknya Sobat Shipper mencari tahu terlebih dahulu, siapa saja sih pelaku kegiatan affiliate marketing itu?

2. Pelaku Kegiatan Affiliate Marketing

Setidaknya pelaku kegiatan affiliate marketing ini terbagi menjadi tiga, diantaranya adalah produsen atau penjual, affiliate (pengiklan), dan konsumen. Mari kita bahas satu persatu mulai dari produsen atau penjual.

a) Produsen atau Penjual

Bisnis affiliate adalah suatu model bisnis yang menawarkan komisi terhadap affiliate (pengiklan), penghasilan baru bisa didapatkan oleh affiliate usai terciptanya interaksi terhadap produk atau layanan yang diiklankan. Penjual atau produsen ini merupakan pihak yang memberikan komisi terhadap affiliate. Dan penjual yang bisa menggunakan bisnis affiliasi ini pun beragam, mulai dari pengusaha tunggal, vendor, merchant, vendor, dan lain sebagainya.

Beragam produk yang bisa diperjualbelikan antara lain adalah perabotan rumah tangga, perlengkapan bayi, barang elektronik, dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, jasa pun juga bisa, lho Sob kamu perjual belikan, seperti jasa les privat, jasa salon kecantikan, dan lain sebagainya.

b) Affiliate (Pengiklan)

Selanjutnya adalah affiliate atau yang dapat disebut sebagai pengiklan. Nah, affiliate ini merupakan pihak pengiklan yang menawarkan jasanya kepada penjual, terhadap layanan ataupun produk yang diperjualbelikan. Affiliate hadir dalam bentuk beragam bisa jadi adalah individu atau perusahaan.

Affiliate bertindak untuk mempersuasif audiensnya agar membeli produk atau layanan tertentu yang diiklankan. Ketika konsumen melakukan pembelian, maka affiliate bisa mendapatkan komisi. Target jelas dan spesifik yang dimiliki oleh affiliate, membuat affiliate diyakini memiliki potensi besar dalam melakukan pemasaran terhadap produk.

c) Konsumen

Terakhir adalah konsumen. Yup, ini dia pelaku yang memegang peranan paling penting. Bak, menjadi sebuah istilah yang sering kali kita dengar “bahwa pelanggan itu adalah raja”, dan istilah yang satu ini nyatanya benar adanya, lho. Yup, dalam bisnis affiliasi ini semua tentang konsumen sangat perlu untuk diperhatikan. Mulai dari minat konsumen, tren media sosial milik konsumen, dan lain sebagainya.

Dalam affiliate marketing, penting bagi pengiklan melakukan peninjauan, riset, dan pertimbangan terhadap strategi pengiklanan yang nantinya akan dilakukan. Karena tiap konsumen sendiri memiliki karakteristik yang beragam, dan untuk tetap menarik perhatian konsumen lakukanlah pemilihan strategi yang tepat.

3. Berbagai Contoh Affiliate Marketing di Indonesia

Oke, sebelumnya kita telah mengetahui definisi dan pelaku kegiatan affiliate marketing. Dan kini, yang berikutnya akan dibahas pada bagian ketiga, adalah berbagai contoh dari afiliasi pemasaran atau affiliate marketing.

Apa saja contohnya? Yuk, simak penjelasan berikut ini.

a) Marketplace

Di era digitalisasi ini, ada berbagai marketplace yang bermunculan di Indonesia. Diantaranya adalah Tokopedia, Shopee, Lazada, Zalora, dan lain sebagainya. Yang mana komisi dari setiap marketplace ini jumlahnya berbeda-beda. Mulai dari 4% – 10% atau bahkan lebih.

b) Jasa Hosting

Apakah Sobat Shipper seorang blogger? Tawarkan saja jasa hosting yang Sobat Shipper pakai kepada pengunjung blog. Komisi yang diperoleh dari penyedia jasa hosting ini pun terbilang cukup besar. Yang mana persentase komisi yang bisa didapat oleh pengiklan berkisar dari 25% – 70%.

Jasa hosting yang Sobat Shipper pakai pun bisa beragam, mulai dari Niagahoster, Hostinger, Exabytes, dan lai

c) Aplikasi Digital

Dapat disamakan dengan kegiatan afiliasi, beberapa aplikasi digital menawarkan cashback apabila kita melakukan penawaran aplikasi terhadap pengguna lain. Antara lain, aplikasi yang menerapkan sistem affiliasi ini antara lain adalah Bibit dan Shopback.

d) Produk Traveling

Punya hobi jalan-jalan? Atau senang menghasilkan konten terkait dunia pariwisata. Tentu, kamu tidak asing lagi ya dengan berbagai agensi travel khususnya yang ada di Indonesia. Dalam bisnis afiliasi, kamu bisa saja bergabung dengan berbagai program afiliasi yang menyediakan produk traveling.

Antara lain seperti Booking.com, Tiket.com, Klook, Agoda, dan masih banyak lagi. Komisi yang diberikan oleh agensi travel ini pun beragam, mulai dari 5% – 25%. Cukup menarik untuk dicoba bukan?

e) Produk Digital

Layanan kursus digital, layanan musik digital, dan berbagai bentuk layanan berbasis digital lainnya, juga menyediakan program afiliasi, lho. Salah satu produk digital yang sering kali digunakan dan kita dengar adalah Spotify. Yup, pasti Sobat Shipper tidak asing bukan dengan platform yang satu ini?

Maka dari itu, peluang bergabung dalam berbagai program afiliasi sebenarnya besar dan luas.

f) Virtual Private Network (VPN)

Sobat Shipper tentu tidak lagi asing bukan mendengar atau men jumpai Virtual Private Network (VPN)? Yup, VPN ini sering kali menjadi pihak ketiga dikala penjelajahan internet dalam jangkauan luas dilakukan.

Nyaris semua VPN memiliki program affiliate marketing tersendiri. Dan persentase komisinya pun juga beragam, sama halnya dengan contoh affiliate marketing lainnya.

Nah, Sobat Shipper itu dia ulasan mengenai serba-serbi dunia affiliate marketing, mulai dari pengertiannya, siapa saja pelakunya, sampai beragam contohnya. Tentunya, sistem affiliate marketing ini sangat membantu dan cukup mudah dimengerti bukan?

Nah, ketika kamu telah mengoptimalkan pemasaran dengan program affiliate marketing. Jangan lupa pula, untuk memperhatikan operasional bisnismu agar pemesanan dan stok barang terkelola dengan baik, tanpa ada yang terlewat. Nah, jika kamu tengah mencari jasa otomatisasi pengelolaan inventori dan alokasi stok barang yang tepat, kamu bisa menggunakan Atoor sebagai tools untuk mengatur inventori barangmu secara otomatis. Harganya kompetitif, kualitasnya pun terjamin. Yuk, cek informasi mengenai Atoor di Shipper.id!