Kesalahan Pemula dalam Beriklan di Google Ads

0
208
cara_iklan_di_google_ads

Apa itu Google Ads? Google Ads adalah bentuk model dari sebuah layanan periklanan yang memiliki nama lain Google AdWords, yang mana hingga saat ini Google Ads atau Google AdWords telah menjadi layanan periklanan yang cukup populer untuk digunakan oleh banyak pebisnis.

Melakukan periklanan dengan Google Ads dinilai efektif bagi banyak orang. Metode pembayarannya pun cukup variatif, fiturnya juga sangat membantu, dan bisa dengan mudah diterapkan dalam setiap jenis bisnis yang ingin diiklankan.

Namun, Sobat Shipper tahu tidak? Bahwa saat membuat iklan di Google Ads, ada banyak pemula yang seringkali melakukan kesalahan atau kekeliruan, lho. Dan kesalahan-kesalahan tersebut sangat perlu diantisipasi alias dihindari. Kira-kira apa saja ya… Kesalahan-kesalahan yang sering dibuat tersebut? Dan apa saja sih, yang akan terjadi jika kesalahan itu terus-menerus dilakukan dalam jangka waktu yang lama? Yuk, langsung saja kita tinjau pembahasan berikut ini.

1. Melalaikan Riset Kata Kunci

Nah, ini dia kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pengiklan pemula. Ya, melalaikan riset kata kunci. Padahal, riset kata kunci dijalankan agar potensi bisnis bisa diketahui. Maka dari itu, jangan langsung beriklan begitu saja, saat yang lain juga tengah beriklan di Google Ads.

Untuk memudahkan periklanan, Google telah menghadirkan Google Keyword Planner yang terdapat pada dashboard Google Ads. Berbagai hasil riset yang ditampilkan oleh Google Keyword Planner ini terbilang mudah dimengerti dan cukup efektif, dimana dengan memberlakukan riset Sobat Shipper dapat memutuskan apakah bisnis yang saat ini tengah Sobat Shipper jalankan cocok diiklankan di Google.

Jadi, jangan sampai melalaikan riset kata kunci dalam beriklan di ads Google ya, Sob.

2. Asal Pilih Jenis Kata Kunci (Keyword)

Kesalahan yang berikutnya timbul adalah kekeliruan pada saat memilih opsi kata kunci (keyword). Jika kamu telah memberlakukan riset kata kunci, hendaknya kamu juga memperhatikan pemilihan terhadap kata kunci atau keyword itu sendiri. Nah, untuk mengantisipasi kekeliruan terhadap pemilihan jenis kata kunci, kamu perlu mengenali terlebih dahulu jenis kata kunci atau keyword itu sendiri. Seperti apa saja jenisnya? Yuk, langsung saja kita tinjau berbagai jenis keyword berikut ini

a) Broad Match Keyword

Broad Match Keyword, merupakan jenis kata kunci yang satu ini merupakan jenis yang paling banyak menghasilkan impression dibanding dengan 2 jenis keyword atau kata kunci lainnya. Dengan banyaknya Impression yang dihasilkan, Broad Match Keyword pun menjadi jenis kata kunci dengan biaya per klik yang paling murah.

Namun kekurangan dari jenis keyword yang satu ini adalah, Broad Match Keyword akan menarik banyak search term yang sebetulnya tidak tertarget. Maka dari itu, membentuk sikap cermat dan menghadirkan berbagai pertimbangan sangat penting untuk kamu terapkan sebelum menggunakan jenis iklan yang satu ini.

b) Phrase Match Keyword

Jenis berikutnya adalah Phrase Match Keyword, sedikit berbeda dengan Broad Match Keyword, umumnya jenis kata kunci Phrase Match Keyword mendapatkan jumlah impression yang lebih sedikit tidak seperti Broad Match Keyword. Meskipun Impressionnya cenderung sedikit iklan yang kamu tampilkan dapat dimunculkan pada pencarian yang lebih tertarget.

Jika Sobat Shipper ingin menyisipkan tambahan jenis keyword atau kata kunci ke dalam periklanan Google Ads kamu cukup menambahkan tanda “…………”.

c) Exact Match Keyword

Selanjutnya adalah Jenis kata kunci terakhir, yakni jenis Exact Match Keyword. Jenis yang satu ini merupakan jenis yang paling minim menghadirkan impression, lebih minim dari jenis kedua. Namun, ketika jenis kata kunci ini digunakan dengan baik dan tepat, keyword yang dihadirkan bisa mendatangkan paling banyak conversions.

Karena terbilang baik dalam mendatangkan conversions, biaya cpc pada kata kunci atau keyword jenis ini relatif lebih mahal, tidak seperti jenis-jenis sebelumnya. Maka dari itu, untuk menggunakan jenis yang satu ini, kamu perlu merogoh kocek lebih, dan melakukan penambahan terhadap jenis kata kunci dengan menggunakan tanda [………..].

Jadi, jenis kata kunci seperti apa yang direkomendasikan untuk digunakan oleh pemula? Nah, jenis kata kunci yang akan direkomendasikan kepada Sobat Shipper yang baru saja berkuta di dunia Google Ads atau Google iklan, adalah jenis Phrase Match Keyword. Dimana jenis ini memiliki Impression yang lebih sedikit, namun menggaet lebih banyak target yang relevan. Terlebih lagi dalam masalah anggaran yang terlihat lebih minim dibanding jenis Exact Match Keyword.

3. Mengoperasikan Iklan dalam Jumlah Banyak

Kelebihan yang dihadirkan oleh Google ads adalah saat-saat dimana kita bisa melakukan penargetan di berbagai cakupan kata kunci yang dipakai oleh seluruh pengguna Google yang ada di dunia. Namun, adanya keunggulan ini juga menghantarkan pengiklan pada kesulitan sebelum memulai kegiatan pengiklanan. Lantas, dari kata kunci manakah yang harus kita mulai terlebih dahulu?

Umumnya permasalahan mulai terjadi ketika, si pengiklan melakukan penargetan terhadap berbagai jenis keyword atau kata kunci dengan jumlah sebanyak mungkin, padahal si pengiklan tersebut tidak memiliki anggaran yang cukup besar. Dan pada akhirnya setiap kata kunci atau keyword yang ia sisipkan, ia akan selalu mengalami kekalahan saat melakukan penawaran atau bid kamu dengan kompetitor atau pesaing yang memiliki anggaran lebih besar, hingga pada akhirnya bisnis yang kamu jalankan tidak dapat muncul sama sekali.

Maka dari itu, ketika kamu memulai pengiklanan di Google Ads dan budget iklan yang kamu miliki juga tidak terlalu besar, maka yang perlu kamu lakukan adalah memfokuskan diri pada satu atau beberapa kata kunci saja. Hal tersebut terlihat lebih efisien dan efektif bukan?

4. Mengabaikan Optimasi Iklan

Tindakan abai terhadap optimasi pengiklanan merupakan salah satu kesalahan fatal yang dilakukan oleh pengiklan. Sebagian pengiklan awalnya berpikir bahwa usai iklan dijalankan mereka hanya tinggal menunggu hasil datang. Namun, nyatanya membuat pola pikir seperti itu merupakan sebuah kesalahan. Karena sebuah iklan akan menjadi apik dan bagus apabila dioptimasi secara berkala dan rutin.

Maka dari itu, usahakan setiap hari Sobat Shipper melakukan peninjauan terhadap iklan yang ditayangkan. Jika Sobat Shipper hanya melakukan tindakan set up pada iklan, lalu pergi begitu saja mengabaikan iklan tersebut, maka kamu tidak akan pernah tahu apakah iklan yang telah kamu jalankan sudah betul atau belum. Maka dari itu, optimalkan iklan Google Ads milikmu secara rutin dan berkala ya, Sob.

Sobat Shipper, itu dia berbagai kesalahan yang seringkali dilakukan oleh pemula dalam beriklan di Google Ads. Nah, ketika pengiklanan yang Sobat Shipper jalankan telah mendulang kesuksesan, maka kamu perlu mengelola pemesanan dan stok barang yang kamu dengan tepat dan baik, dimana kamu dapat menggunakan Atoor sebagai tools untuk mengontrol inventori produk secara otomatis. Harganya kompetitif, kualitasnya pun terjamin. Yuk, cek informasi menarik tentang Atoor di Shipper.id!